Qorin yang Menjadi Kuntilanak Dan Batara Karang
Dalam Islam kita mengenal yang namanya Qorin atau jin pendamping manusia. Jika si manusia itu mati yang tidak sewajarnya, seperti mati bunuh diri atau dibunuh. maka jin wanita itu menjadi kuntilanak. Kalau ruhnya di alam barzakh. Yang jadi kuntilanak adalah qorinnya. Jika orang itu punya ajian Batara Karang yang tidak mempan terkena senjata tajam, maka ketika orang itu mati, maka tubuhnya tak hancur dan menjadi jenglot, ruhnya di alam barzakh sedangkan Qorinnya menjadi raksasa Batara Karang. Limbad adalah salah seorang yang memiliki ilmu Batara karang ini.
Dengan kesaktian manusia yang menjadi dukun, Jin Qorin Kuntilanak dan Batara Karang itu di Kuasai dan diperbudak untuk tugas-tugas jahat seperti menyantet atau membunuh orang tertentu. Si Jin menurut saja perintah dukun walaupun di hatinya enggan. Dengan begitu kemusyrikan merajalela di masyarakat. Para Dukun membuat komunitas atau ikatan dukun. Bila satu dukun dapat obyek nyantet orang, dukun yang lain dapat uang dengan menyembuhkan orang yang disantet. Dengan kongkalikong sama dukun yang pertama. Masyarakatlah yang dipermainkan. Jika para dukun bisa mengkayakan orang. Kenapa coba, mereka pasang iklan di Majalah Misteri dengan tarif sekian sekian. Apalagi dengan titel ustadz dan kyai yang mengutip ayat dan hadits untuk melegitimasi perdukunannya. Kita harus meningkatkan tauhid kita kepada Allah SWT. Kemusyrikan adalah dosa yang tak diampuni. Belajarlah terus akan agama. Agar kita selamat dunia akhirat.
Iblis, Jin, Ifrith, Batara Karang, Batara Kala, Siwa, Krishna, Arjuna, Genderuwo, Barong, Ganaspati, Leak, Butoijo, Kuntilanak, Sungsang, Longgalongga, Nyi Blorong, Siluman dlsb, semua adalah makhluk Allah yang lemah tanpa izin Allah swt. Allah-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.
Wallahu a'lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar