
Alex Iskandar.com Hari Yang Cerah
Hari yang Cerah
aku melangkah di jalan retak
mengendarai motor tua
hari yang cerah
aku menatap embun putih kabut
tetesan bening didaun hijau
pesawahan yang sering tak subur
hari yang cerah
aku berkelok di persimpangan
menelusuri jalan yang berkelok
bersama puluhan dan ratusan mobil motor
menatap ribuan wajah
hari yang cerah
pak polisi mengatur lalu lintas
menjitaki helm motor yang salah arah
memeriksa kelengkapan berkendara dan menilang
hari yang cerah
aku diberhentikan oleh lampu kota
merah kuning hijau
dan berjalan kembali diterpa panas pagi dan bau polusi
hari yang cerah
kulihat para karyawan menunggu jemputan dengan tas yang diselendang
dengan wajah yang segar walau lesu mencari sesuap nasi
hari yang cerah
aku masuk pabrik
dan bertempur dengan mesin-mesin produksi
demi sesuap nasi
hari yang cerah
tubuhku melemas dan terus dikuras
terkadang diawasi jepang dengan tatapan galak
hari yang cerah
aku kesalahan dan aku dihardik tapi kuusahakan tersenyum
hari yang cerah
aku pulang malam dengan mata yang ngantuk
kupaksakan mengendarai motor walau berbahaya
hari yang gelap
aku pergi ke peraduan
kasur yang bisu
beristirahat untuk esok hari yang cerah
untuk kembali bertempur dengan waktu
mencari sesuap nasi penyambung hidup
hari yang cerah
dan kurangkai kata alhamdulillah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar