Sabtu, 27 Desember 2014

Api dan Air

Api dan Air



Api dan Air
Aku berkeluh kesah
tentang dunia ini
tentang pedihnya hidup
tentang kehilangan orang yang dicintai
tentang keinginan yang tak tercapai
tentang sulitnya menahan dan menelan kesabaran
tentang kejamnya dunia dan bangkai-bangkai terkapar
aku mengadu padamu tentang segala gundahku dan nestapa hidupku
tapi kau hanya berkata...
Tersenyumlah dan tetaplah bersabar
karena kesabaranlah yang menjadi kekuatan keduamu
semua akan dibalas sesuai keringatnya masing-masing.
Aku teriaki angin dan kupukul air dan kuinjak-injak bumi
mereka berkata...
kami menerima itu semua..
dan kami senang ikhlas menerima itu semua.
Jawabku, apa kalian tak punya hati yang bisa merasakan benci dan cinta
mereka menjawab, kami tak punya rasa benci, hanya cinta.
Aku nyalakan api dan kubakar kayu-kayu kering di hatiku..
dan kulihat api berkobar besar..
semakin aku lemparkan kayu, semakin besar api itu..
aku paham, api tak pernah kenyang dengan kayu kering ini.
dan api berkata, berikanlah kekasihku padaku...
kataku, siapa kekasihmu?
jawabnya, siapa lagi kalau bukan air.
aku heran, bukankah air itu musuhmu.
api menjawab, bukan, ia kekasihku.
ketika aku berkobar-kobar, hakikatnya aku memanggil kekasihku..
dan setelah ia datang, kami akan menjadi simfoni asap yang terbang ke angkasa.
itulah maknanya, setelah kesulitan akan datang kemudahan.
setelah gelap terbitlah terang.
dan kemenangan keruntuhan kami pergilirkan diantara kamu.
setiap peristiwa pasti ada rahasia yang terungkap.
dan seorang ibu, sangat mengerti makanan apa yang pantas untuk anaknya.

Sabtu, 01 November 2014

Puisi Kerja Keras Ayah

Puisi Kerja Keras Ayah

Puisi Kerja Keras Ayah

Puisi Kerja Keras Ayah

Aku belajar kerja keras dari ayahku...
Kenangan tentangnya..
Peri kehidupannya..
Beliau orang hebat..
bekerja siang malam.
tak kenal lelah..
bahkan waktu sakit pun ia paksakan.
banyak kenangan yang berlalu...
duhai ayah...
Kau orang hebat...
selalu mencoba dan mencoba
menemukan hal-hal baru..
bisa membuat sesuatu hanya dengan satu kali melihat...
betapa banyak jasamu yang kau torehkan..
untukku dan orang lain.
belum sempat aku belajar banyak tentang kehidupan darimu..
tentang keringat dan airmata.
bahkan di akhir hayatmu kau perlihatkan darahmu..
perjuangan mencari nafkah yang halal untuk keluarga..
belum sempat kucium tanganmu...
dipagi itu...
senyummu begitu segar.
kau begitu bersemangat..
kupikir hari itu akan cerah.
ternyata hari yang suram dalam hidupku.
Hari dimana kau pergi meninggalkan kami untuk selamanya..
Hari dimana kutatap wajahmu begitu pucat.
bahkan airmataku tak sanggup kutahan.
Kau pergi begitu cepat...
Kini aku tahu arti kata Yatim...
Kepiluan hati karena rindu sosokmu....
sosok yang tegar dan pemberani...
Seorang ayah yang kubanggakan.
Doa dan airmataku mengantar kepergianmu...
semoga Allah jadikan kuburmu taman surga...
hingga kembali berkumpul di sana...

Kamis, 16 Oktober 2014

Sakitnya tuh di sinih

Sakitnya tuh di sinih

Sakitnya tuh di sinih

Sakitnya tuh di sinih, adalah sebuah lagu yang lagi ngetrend.
Di panggung-panggung dangdut orang yang hajatan hatta angkot sedang gencar-gencarnya nyetel lagu ginian. Entah karena apa saya juga kurang tahu kenapa lagu ini booming. apa karena suara penyanyinya, musiknya atau memang lagu galau dan patah hati selalu segar di telinga zaman.
Siapa coba yang belum pernah sakit hati karena dikhianati? apalagi ngliat kekasih yang dicinta sama orang laen... iiiih hawanya pengen nangis (kalo cewe) kalo aye sebagai lelaki hawanya pengen ngegedig tuh cowok... hehehe blagak berani...
Yah inilah lagu yang kadang pas sama pengalaman orang-orang.
yang pasti hati itu akan selalu sakit jika yang diinginkan tak didapatkan. apalagi direbut orang... huhuhu sabar yaaaa mungkin takdir.
ya sudah mungkin kali ini tulisan saya agak ngaco dan kurang ilmiah. maklum saya hanya pengamat jalanan yang bisa nulis dikit tentang fenomena kehidupan.
Kembali deh ke agama,, kalo sakit hati obatnya ada lima. yang pernah booming juga lagunya. Opick tuh....
kalo gak salah... baca quran dan maknanya, shalat malam, puasa, zikir, daaaaan berkumpul dengan orang shaleh..berarti berkumpul dengan bajingan malah tambah sakit nih hati... hehehe mending kumpul ama aaku... (Modus modus)..
Oke bro sampe sinih aja yah... tar kalo ada yang sakit bisul silakan saja nyanyi sambil ngusap ngusap bisulnya. semoga cepet sembuh... amin...
wassalaamualaikum...

Minggu, 28 September 2014

Debu Jalan Foto Copyku

Debu Jalan Foto Copyku
Debu Jalan Foto Copyku

Siang itu memanggang setiap kulit bumi
debu-debu beterbangan....
suhu meningkat mengancam dahaga..
wajahku terhempas debu-debu itu...
di depan tokoku...
foto copy yang kujaga...
sambil memandang gulungan debu jalanan..
bersama lalu lalangnya orang dengan kendaraan motor...
anak-anak sekolah itu menyipitkan matanya karena silau
berlari dan mempercepat jalan masuk ke dalam angkot.
sang calo menahan teriknya panas demi mendapatkan selembar ribuan...
inilah beberapa nuansa dan suasana hari-hariku yang baru...
sempat terbersit di hatiku untuk tak menulis lagi...
baik esai, puisi ataupun novel dan cerpen...
tapi, gelora ini akan meledak jika tak disalurkan ketulisan...
dan kepalaku pusing tanpa memuntahkan semua ide dan pikiran-pikiran anehku...
kau suka atau tidak aku tak perduli...
aku cuma ingin menulis saja...
cuma itu....
ini hanya catatan tak berguna...
setelah beberapa bulan tak berkarya...
setelah beberapa bulan mengutuk-ngutuk kedunguan diri
aku ingin bertamu ke lubuk hatimu...
saudaraku...

Sabtu, 20 September 2014

Ikan Hias Sukatani

Ikan Hias Sukatani


Anda ingin punya ikan hias dengan harga murah meriah dan berkualitas.
Kami menyediakan ikan hias pesan antar.
Hubungi:
Bang Hamid : 085711996278
Alex Iskandar : 089664938914

dibawah gambar ikan yang tersedia.

Ikan Hias Sukatani


Ikan Hias Sukatani




Ikan Hias Sukatani


Ikan Hias Sukatani


Ikan Hias Sukatani



Ikan Hias Sukatani



dan masih banyak yang lain...

terima kasih atas kunjungannya.

Senin, 26 Mei 2014

Hidangan Cinta

Hidangan Cinta


Dalam setiap tarikan nafas..
Tuhan menghidangkan cinta..
Cinta Tuhan hadir pada suka dan duka kita..
termanifestasi pula pada diam dan gerak..
Hidangan CintaNya ada pada tangis dan tawa..
pada musibah dan anugerah...
nikmat dan bencana..
Hanya kita yang masih buta...
tak bisa menyikapi hidup dengan semestinya..
Hidangan Cintanya bertabur pada tiap detik dan partikel terkecil..
Kita yang tak sadar...
Terkadang sesuatu yang tak kita sukai..
Justeru itulah yang terbaik..
Kadang jua sesuatu yang kita gemari..
justeru itu yang terburuk..
buat diri kita, dunia kita dan akhirat kita..
Semoga Allah memandaikan kita dalam hidup ini..
pada nikmat yang disyukuri..
atau musibah yang disabari...
Hingga kita bisa merasakan..
Betapa nikmatnya hidangan CintaNya.
Pada alam makrokosmos dan mikrokosmos ini.
Hingga sampai pada hidangan SurgaNya...
Inilah Hidangan Cinta dari Sang Maha Cinta..
yang bernama Maaidatur Rahman...
Hidangan Rohani...
dari Langit tertinggi...


Untuk para kekasih.....


Sabtu, 24 Mei 2014

Puisi Pepohonan

Puisi Pepohonan


Pepohonan itu begitu rindang..
Naungan yang teduh dan menyejukkan..
Ooo indahnya bertambah.
Kala dahan-dahannya berbuah..
beraneka ragam warna dan rasa...
Segala puji bagi Allah...
Dia Maha Sempurna..
Merubah buah yang mentah menjadi masak.
memikat hati menyenangkan mata dan memanjakan lidah.
Ooo.. keanehan apa lagi ini.
Mana mungkin tanah yang hitam dan air yang bening bisa begini.?.
Dari mana asalnya aneka buah dan rasa itu.
Dari tanah dan air negeriku tercinta..
Tidak, tidak, aku tak habis pikir.
Ini mukjizat yang agung.
Kenapa dari tanah yang sama dan air yang sama
menghasilkan pepohonan dan buah yang berbeda-beda..
aku tertegun dan hening dalam tafakkur.
Kubuka mata hati dan pikiran...
Ini keagungan..
Ini kehebatan..
Ini aneh...
Aneh jika dilihat dengan seksama.
Bukan karena faktor kebiasaan dengan kelalaian.
Tapi lihatlah.... lihatlah dengan hati dan pikiran yang bersih.
Betapa banyak keajaiban di dunia ini.
Lihatlah... lihatlah dengan iman di hati.
Betapa Tuhanmu menciptakan ranting-ranting molek ini....
akar yang menghunjam bumi..
dan batang menjulang ke langit.
Lihatlah.... keindahan yang menyenangkan ini
embun yang jernih bertamu di daun hijau..
berkilau cantik bak mata bidadari.
Aku terkagum-kagum dengan keajaiban alam ini.
Betapa kuasanya Dzat yang menciptakannya.
Belum lagi kutatap panoramanya...
Langit dengan warna warni senja menakjubkan mata.
hingga hati terasa lapang.
Betapa Tuhan kita menggelar pameran karyaNya.
Aku tertunduk dan malu...
dan mencium-cium tanah ciptaanNya dalam sujud.
Ku tadahkan kedua tangan ke arah langit....
Mengharap ampun dan rahmatNya.
agarku tak termasuk orang-orang yang berlebih-lebihan.
dan selalu bersyukur atas segala nikmat.
Walhamdulillahirobbil'alamiin....

Tijan Ad-Darari Ilmu Tauhid

Tijan Ad-Darari Ilmu Tauhid

Karya: Asy-Syaikh Muhammad An-Nawawi Al-Jawi

Segala puji dan puja hanya untuk Allah Yang Maha Suci dari tanda-tanda ketidakabadian dan segala bentuk dan keadaan. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang tidak membutuhkan bantuan makhluk-Nya. Sedang setiap yang hidup (makhluk) akan selalu membutuhkan bantuan-Nya, kapan dan dimanapun. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah penghulu bagi manusia. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah pada-Nya dan kepada ahli baitnya (keluarganya) yang mempunyai keutamaan melebihi sekalian manusia serta bagi para sahabat yang memperoleh kebahagiaan berupa ridha dan meridai (Ridha Allah dan mereka ridha kepada-Nya.

Kitab kecil ini adalah suatu kajian yang merupakan penjelas dari risalah yang ditulis oleh Syaikh Bajuri dengan judul "Tijan Ad-Darari fi Syarhi Risalatil Bajuri".

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Nama "Jalalah" (Allah) adalah menunjuk kepada Dzat yang menghimpun seluruh sifat ketuhanan. Dan "Maha Pengasih" adalah Dzat yang banyak mencurahkan rahmat kepada seluruh hamba-Nya dengan menutupi (mengampuni) kesalahan-kesalahan mereka di dunia ini. Sedang "Maha Penyayang" adalah Dzat yang selalu melimpahkan rahmat kepada semua hamba-Nya di akhirat nanti dengan memberi ampunan dan Surga.

Oleh karena itu, seorang hamba hendaklah selalu memandang Allah dari segi kekuasaan-Nya dan memandang kasih dari segi nikmat-Nya serta sayang dari segi pemeliharaan dan ampunan-Nya pada setiap dosa.

Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang menjadi raja bagi langit dan bumi, untuk disembah oleh segenap makhluk-Nya.

Rahmat dan keselamatan semoga selalu terlimpah kepada Rasulullah saw. kata "Muhammad" menjadi isim alam, sebab hanya berlaku untuk Dzat yang mulia.




Keharusan Seorang Mukallaf Untuk Mengenal Sifat-Sifat Wajib dan Mustahil Bagi Allah

Diwajibkan bagi setiap muslim mukallaf (yang telah dewasa) laki-laki maupun perempuan, baik dari golongan awam, para hamba, dan pelayan agar ia mengetahui sifat-sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah swt. Sebagaimana difirmankan:
"Maka ketahuilah, bahwasanya tiada Tuhan selain Allah."

Pengetahuan ialah suatu penemuan yang mantap dan bersih serta tidak diikuti oleh kebimbangan yang hal ini, sesuai dengan kenyataan (dalil).

Menurut syariat agama, orang tersebut dikenai kewajiban individu (wajib ain) untuk mengenal akidah beserta dalilnya secara global.

Adapun mendalami akidah beserta dalilnya secara terperinci hukumnya adalah fardu kifayah bagi mereka. Dengan demikian, setiap daerah yang sulit dijangkau (pedalaman) dan penghuninya pun sulit untuk mendatangi daerah lain, maka hendaknya disana ada seorang yang mendalami akidah beserta dalil-dalilnya secara rinci (ulama, kyai). Karena kadang-kadang disana terdapat kesamaran atau kesalahpahaman, maka orang tersebut akan segera menolaknya atau membetulkannya.

Yang dimaksud dengan dalil global ialah dalil yang membutuhkan penafsiran dan pembuktian dari sifat keglobalannya. Apabila anda ditanya: Apakah dalil yang membuktikan bahwa Allah swt. itu ada (wujud)? Lalu anda menjawab: Alam ini. Akan tetapi anda tidak mengerti dari segi mana membuktikannya. Apakah yang menunjukkan itu sifat barunya alam atau anda mengerti namun tidak mampu menjelaskan dalilnya. Oleh karenanya, dalil anda (yaitu alam) adalah merupakan dalil global.

Pengertian seorang mukallaf akan akidah beserta dalilnya sama saja dengan memahami makna akidah dengan terbukanya tabir (penutup) hati.

Ketahuilah, bahwasanya merupakan suatu keharusan atas setiap orang mukallaf untuk mengetahui semua sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah. Maka segala sesuatu yang bersumber dari dalil aqli atau naqli secara global, seperti, Allah wajib mempunyai sifat sempurna dan bersih dari segala sifat kekurangan, wajib diketahui dalilnya secara global. Untuk itu, wajib bagi kita meyakini bahwasanya Allah mempunyai sifat sempurna yang tiada terhingga apabila dipandang dari segi bilangan. Allah swt berfirman:

Walaa yuhiithuuna bihi 'ilman





Selasa, 20 Mei 2014

Puisi Untuk Pak Jokowi dan Pak Prabowo

Puisi Untuk Pak Jokowi dan Pak Prabowo


Indonesia bertanya-tanya
Siapa pemimpin masa depan
yang akan menjadi Presiden Tanah Surga ini?
Pak Joko atau Pak Bowo
Dua-duanya orang hebat
Calon pemimpin yang tangguh.
Dua-duanya pemimpin perubahan.
dengan gayanya masing-masing
Pak Joko yang bersahaja dan merakyat.
Pak Bowo yang berwibawa dan pemberani.
Dua-duanya ingin merubah Indonesia.
Keduanya menjadi harapan Indonesia Baru.
Indonesia yang sejahtera.
Untuk Pak Joko,
Kami semua berharap,
jika nanti jadi pemimpin kami,
Sayangi kami dan lihatlah penderitaan kami.
Berjuanglah untuk senyum kami.
Berjuang untuk jadikan Indonesia sejahtera lahir batin.
Untuk pak Bowo yang berwibawa,
Kami semua berharap,
Jika nanti jadi pemimpin kami,
Gunakanlah keberanian bapak untuk mendobrak Indonesia.
Jadikan Indonesia kembali menjadi macan Asia bahkan macan dunia.
Macan yang memangsa para koruptor yang menjadi maling di rumah sendiri.
agar rakyat sejahtera dan dapat hidup layak sebagaimana mestinya.
Untuk bapak-bapak yang menjadi harapan kami.
kami titipkan segenggam harapan Indonesia untuk bapak jaga.
kami titipkan Indonesia kepada bapak berdua.
siapapun yang memegang,
kami mengamanahkan Indonesia tercinta ini.
Tanggungjawab yang besar yang kami pikulkan ke pundak bapak.
jika bapak-bapak amanah, kami akan membantu memikul bersama.
Jika tidak, biarlah sejarah mencoret nama tuan-tuan dari daftar hati rakyat dan dunia.
tiada harapan kami yang terlalu muluk.
kecuali Indonesia Maju dan sejahtera tanpa korupsi..






Kamis, 15 Mei 2014

Syair Dilanda Rindu

Syair Dilanda Rindu


Lelah sudah
Berputar disekitar rumah
Siapa gerangan?
Penghuni si gadis lajang
Duhai kasih yang cantik rupawan
hati ini memanggil-manggil dan mengenangmu
dalam diam dan gerak
dalam siang dan malam
wajahmu selalu terbayang
Oh yang dicinta
hatiku merindumu
pada tiap bunga yang kutatap
tersenyum bibirmu disana
pada tiap hembusan angin
seakan kau membelaiku
pada tiap daun yang berserakan
hatiku memandang perih wajahmu
Mungkin aku sedang dilanda rindu
pada apapun yang kulihat
seakan seperti wajahmu
Oh kasihku
Aku merindukanmu
kala pagi dan petang
kunanti hadirmu di sini
disisiku
menemani tawa dan tangisku
Walau ke ujung samudera
pasti akan kutunggu
hingga akhir waktu.

Minggu, 11 Mei 2014

Puisi Perang Diri

Puisi Perang Diri


Aku terhempas ombak yang dahsyat
menggoncang jiwa
membungkam mulut
membingungkan
seakan langkah kaki terhenti
dalam kebisuan dan sepi
malam semakin gelap
seakan hilang arah tujuan
sedih nestapa
Oh malam kau jadi teman setia
dengan zikir jangkrik
dan suara burung hantu
tak jemu kutatap bintang-bintang
mencari tahu pada awan hitam
berbincang dengan kabut
sendu sepi
Oh hati yang merana
dalam kesepian ini
mencari penghibur hati yang baik hati
kutenggelamkan diri pada zikir dan quran
mencari cahaya dalam gelap hidup
aku terjatuh dan terjatuh
nafsu selalu mengajak kepada keburukan
aku berperang dan berperang
hatiku ditikam belatinya
aku kembali bangkit dan ku tebaskan pedangku
ia licik dan lihai dalam perang ini
dan aku selalu memeranginya
hingga kemenangan datang
dan pertolongan Tuhan turun
dengan pendekar langitnya yang gagah
malaikat keabadian
pembawa rahmat.

Sinan Kecil

Sinan Kecil


Sinan anak petani. Ayahnya juga mencari tambahan hidup dengan memasang bubu atau pengumpul ikan di galengan. Lumrahnya orang dulu itu takut pada ayahnya. Sinan kecil pun begitu takut kepada ayahnya yang galak. Ketika bubu ayahnya hilang pada pagi hari, Sinan diomelin habis-habisan dan tak diperbolehkan masuk rumah dan tak dikasih makan. Ayah Sinan mengancam, jika hilang lagi maka ia tak akan dikasih makan dan masuk rumah. Sinan pun nekat. Pada malam harinya ia menunggu si pencuri bubu di sawah. Bubu yang dipasangnya ia tunggu semalaman. Karena banyak nyamuk yang menggigit, Sinan mengubur dirinya di tanah dan hanya mengeluarkan kepalanya saja, karena penasaran siapa yang selama ini mencuri bubunya.

Malam semakin larut dan nyamuk semakin tak kenal kasihan mengigiti, tapi Sinan bersabar dan tetap bertahan. Akhirnya ada suara orang datang, hatinya berdegup kencang. Suara itu dari belakangnya dan betapa kesalnya Sinan, pencuri bubu itu menginjak kepalanya hingga mukanya penuh lumpur. Sinan mengaduh dan si pencuri lari terbirit birit karena ada makhluk penunggu bubu. hehehe cuma berbagi..

Mang Sinan

Mang Sinan


Pagi itu mang Sinan pergi bersama anaknya Indri mencari ikan. Untuk menghidupi keluarga orang mau bekerja apa saja walau dibilang hina asal halal. Sampailah mang Sinan dan Indri di kawasan banjir di suatu kampung. Mang Sinan segera menebar jala, ikan-ikan banyak yang didapat. Indri pun senang.

Ketika hendak mau pulang mang Sinan karena merasa tak enak pada orang kampung itu, dan iseng-iseng menawarkan ikannya, tadinya hanya basa basi, eh ternyata ibu-ibu yang disitu mengambil habis ikan-ikannya. Mang Sinan menyesal dan Indri mukanya berubah kaya keong racun, cemberuut. Mang Sinan pasrah walau hari ini tiada hasil. Tapi syukurnya, ada ibu-ibu yang membawakan makanan kepada Mang sinan dan anaknya.

Mang Sinan pun berkata kepada anaknya, "Tuh kan Dri, Allah mah pasti membalas kebaikan orang. Kamu jangan cemberut baee."
Indri, "Heheheh iya pak."

Kebaikan dan usaha yang kita lakukan pasti ada balasannya. Beserta kesusahan ada kemudahan. Terus berjuang dalam hidup. Walau sering kita terjatuh dan terjatuh lagi.

Sabtu, 10 Mei 2014

Bersungguh-sungguh

Bersungguh-sungguh


Man Jadda wajada
Barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan dapat.

Ini salah satu mahfuzhot atau kata mutiara yang penuh gelora. Yang mana kesungguhan dalam hal apapun akan menghasilkan kesuksesan. Orang yang bersungguh-sungguh ia akan bahagia. Karena keberhasilan di depan mata. Kesungguhan dan kesuksesan adalah dua pasangan yang saling bergandengan. Kesuksesan hasil dari kesungguhan. Tuhan akan menghargai perjuangan anda dan menggaji kerja anda apapun itu. Menanam benih kebaikan akan dapat kebaikan, menanam benih keburukan akan dapat keburukan. Menanam padi bisa saja tumbuh rumput, tapi menanam rumput belum tentu tumbuh padi. Jadi adakalanya ketika anda mengerjakan kebaikan ada bonus rumput sebagai tambahan jika kerja anda kurang kesungguhan.

Orang Cina berkata, barangsiapa yang banyak mengeluarkan keringat dikala damai, maka akan sedikit mengeluarkan darah dikala perang.

Kemenangan dan kesuksesan membutuhkan perjuangan. Dan hasilnya bisa cepat atau lambat. Bersabar saja jika pohon yang anda tanam belum berbuah dengan terus menyiram dan memupuk hingga hasilnya terlihat. Jika anda tidak menuai hasil biarlah anak cucu yang menikmatinya. Semua kerja anda tak akan sia-sia.

Jumat, 09 Mei 2014

Neng Gayah

Neng Gayah


Pagi itu neng Gayah dengan pakaian yang dekil pergi ke sawah. Padi telah menguning. Ia berjalan di galengan sawah dan melihat ke kanan kiri, "tidak ada orang" pikirnya. Ia mengeluarkan plastik hitam dari kantong celananya. dan mulai memetik tangkai-tangkai padi di sawah itu. Ia duduk untuk menghilangkan diri dari pandangan orang. Maklumlah, ia gadis yang miskin. Butuh makan dan jajan walau iseng-iseng dengan keluguannya ia mencuri. Ketika ia mengambil tangkai padi sambil duduk di atas rumput yang meninggi, ia kesulitan, tangkai padi itu terasa alot. Akhirnya ia gigit dengan giginya hingga akhirnya bibirnya tergores dan mulutnya berdarah. Tak kapok dengan lukanya itu, ia tetap menggigit tangkai-tangkai padi itu dan memasukannya ke dalam plastik.

Karena asyiknya ia tak sadar pak Haji, pemilik sawah datang dan memergokinya sedang mengambil tangkai-tangkai itu. Pak Haji menyapa, "Luh si Gayah ya? anaknya mpok Mar?" neng Gayah kaget dan salah tingkah serta menjawab, "Eh, iya pak Haji." sambil cengar-cengir. "Itu kenapa mulutnya pada berdarah?" tanya pak Haji lagi. "Eh ini tadi jatuh pak Haji." neng Gayah terpaksa berbohong. "Ayo atuh ikut ke rumah." ajak pak Haji. Neng Gayah bergidik ketakutan, pikirannya macam-macam, tapi melihat wajah teduh pak haji ia positif thinking saja.

Sampai di rumah, pak haji menawarkan ikatan-ikatan tangkai padi pada neng Gayah. "Gayah, silakan bawa pulang padi-padi itu. sekuat kamu."  neng Gayah tersenyum manis berterima kasih atas kedermawanan pak Haji dan membawa satu ikat tangkai padi yang ia letakan di atas kepalanya. Ia berjalan pulang sempoyongan hingga sering ia terpeleset jatuh di galengan sawah yang ia lewati. Pak Haji tersenyum melihat tingkah lucu anak miskin itu. Ia merasa kasihan anak sekecil itu harus mencuri hingga mulutnya terluka.

Sampai di rumah neng Gayah ditanya mpok Mar. "Lah itu dari mana padi satu iket? kamu nyolong ya?" sambil keheranan. "Tidak mak, ini dari pak Haji." jawab neng Gayah. "Lah itu mulut luh kenapa berdarah?" tanya ibunya lagi. "Tadi jatuh di sawah mak." jawab neng Gayah dengan niat memang tadi di sawah jatuh bawa padi sempoyongan.

Selasa, 01 April 2014

Wanita Dibawah Naungan Suami


Wanita Dibawah Naungan Suami

Wanita dalam perspektif saya, sangat penting. Rasulullah saw. bersabda: Annisaau 'imaadul bilad, idza sholuhat sholaahul bilad, wa idza fasadat fasaadul bilaad. Wanita itu tiangnya negara, apa bila baik ia, baiklah negara, apabila rusak ia, maka rusaklah negara. Ini menunjukkan bahwa kanjeng Nabi menggantungkan pemerintahan dalam skala apapun pada wanita. Baik buruknya, bagus rusaknya terletak pada wanita. Nabi Adam as. tergoda memakan buah khuldi, karena ajakan Hawa. Isteri Luth memberi tahu kaumnya yang homo akan kehadiran tamu yang tampan-tampan di rumah suaminya Luth. Banyak pula isteri presiden yang menentukan kebijakan sepak terjang suaminya pada suatu negara. Dan banyak contoh lain dalam berbagai kosmos kepemimpinan. Wanita menjadi tolak ukur kebaikan generasi muda dan generasi tua. Ini haruslah kita refleksikan dalam membangun dunia kita.

Pemberitaan yang miris tentang perlakuan yang tidak senonoh pada kaum wanita dewasa ini, bisa disebabkan wanitanya sendiri yang memberi peluang. Makanya Islam mewajibkan menjaga aurat agar tidak mengundang syahwat kaum Adam. Jika wanita menjalankan ajaran Islam yang indah, maka insya Allah takkan terjadi pelecehan pada kaum wanita. Tayangan televisi dan media massa yang lain yang banyak menayangkan akan aurat wanita menjadi pemicu hawa nafsu untuk meningkatnya kejahatan pada kaum hawa ini. Perbaikan akan moral wanita ini adalah tanggung jawab bersama, dari pemerintahan yang punya wewenang, KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), hingga orang tua yang punya anak wanita. Rasul menjanjikan surga bagi orang tua yang betul-betul mendidik anak perempuannya menjadi wanita sholehah. Bahkan perhiasan terindah dunia ini adalah wanita sholehah. Islam datang untuk mengangkat derajat wanita yang dulu diinjak-injak hak asasinya. Bahkan Rasulullah saw. mengatakan surga dibawah telapak kaki ibu. Derajat wanita begitu tinggi dihadapan anaknya. Ini pastinya sosok ibu yang sholehah yang menuntun anaknya ke jalan kebenaran Islam.

Wanita ketika dalam naungan orang tua, maka surganya dibawah telapak kaki ibu. Tapi jika telah memiliki suami, maka surganya dibawah telapak suami. Bahkan Rasulullah saw. bersabda, jika saja saya boleh memerintahkan seseorang untuk menyembah makhluk, maka saya akan perintahkan isteri untuk bersujud pada suaminya, karena begitu besarnya hak suami pada isterinya. Hadits ini begitu jelas menggambarkan betapa suami itu harus dihormati dan ditaati selagi tidak memerintahkan maksiat kepada Allah. Wanita shalehah adalah wanita yang mencari surga pada keridhaan suami. Bukan yang menyetir suami dan mengipas-ngipasnya untuk korupsi dan menyimpang dari agama. Isteri yang mendoakan suami dalam usaha halal ketika pergi, bukan yang menjadi aral sepak terjangnya. Doa isteri adalah pembuka keberkahan rizki. Maju mundurnya suami tergantung isteri. Isteri shalehah adalah bidadari yang hadir di dunia. Anugerah yang agung buat suami. Makanya Rasul menyajikan 4 kriteria wanita yang hendak dinikahi itu karena hartanya, karena kecantikannya, karena nasabnya, dan terakhir karena agamanya.Rasul memerintahkan fazhfar bidzaatiddiin, maka pilihlah yang agamanya bagus. Wanita yang beragama atau shalehah adalah pilihan yang baling ideal buat suami, dan yang paling menjamin kebahagiaan buat suami. Inilah yang pernah dipesankan oleh Ibunda kepada saya, "Cari isteri yang shalehah. Yang sejalan. Jangan sampai disetir isteri." Ustadz saya pernah berkata, wanita shalehah itu laksana gagak yang putih bulunya. Bisa dikatakan betapa sulitnya mencari wanita shalehah. Namun begitu insya Allah masih ada bidadari itu di dunia ini. Maksud pembahasan saya ini adalah masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri bagi isteri yang kurang baik menjadi baik atau gadis yang belum shalehah menjadi shalehah. Wanita shalehah akan selalu ada selama belum kiamat. Makanya orang tua harus mendorong anak-anaknya untuk belajar agama, agar tahu bahwa agama memberikan jalan yang lurus akan hak dan kewajiban seorang wanita. Memilihkan suami yang shaleh untuk menjadi imam yang menuntun anaknya ke surga.

Keshalehahan seorang wanita terletak di hatinya, sebagaimana iman dan taqwa terletak di hati. Hati yang bersih dari segala penyakit iri, dengki, hasud dan riya serta berbagai jenis penyakit hati lainya harus dijaga. Isteri shalehah adalah isteri yang rela akan nafkah yang diberikan suami. Selalu bersyukur akan segala nikmat dan qona'ah(merasa cukup) akan rizki yang dijatahkan Allah. Melihat prestasi agama pada orang yang diatas, melihat keduniaan pada orang yang berada dibawahnya. Menjadi penyejuk mata suami. Menyambut suami pulang dengan senyuman dan melepas kepergiannya dengan doa. Alangkah tersiksanya suami jika pulang perginya dihidangkan ciput atau cemberut dan cemetut. Rumah yang ideal adalah baiti jannati. Rumahku adalah surgaku. Rumah yang laksana surga karena di dalamnya ada bidadari yang selalu menjadi penghibur buat suami. Menjadi pendukung terdepan dalam jihad fi sabilillah. Menjadi tempat bertukar pikiran dan pemberi solusi terbaik. Bukan isteri yang menjadikan baiti naari, rumahku adalah nerakaku. Karena isteri yang selalu bertolak belakang dan menjadi musuh yang selalu mengajak bertengkar, menyiksa suami lahir batin. Ulasan ini saya tutup dengan nasyid Rabbani untuk wanita muslimah di seluruh dunia.

Bidadari

Ketika hilang segala yang nyala
kau hadir dengan pelita hati
simpuhmu melangkah kesopanan
tiada bicara dapat dilafadzkan
pulangku kau sambut dengan senyuman
pemergianku didoakan kemuliaan
kau sulam kasih sayang ini
dengan kemesraan
walau kesederhanaan
yang mampu kuhulurkan
kau tadah penuh keridhoan
limpah syukurmu kususun rapi
sungguh dirimu dapat kuhargai
sebagai bidadari
Kau permaisuri hati
kau permata suci
akan kutabahkan hatimu dengan sinar iman
akan kuhiasi jiwamu dengan kewajiban
tanda mensyukuri anugerah Tuhan
serta anak yang menjadi penawar
dirimu anugerah Tuhan
amanah buat insan beriman
rusuk kiriku dicantumkan
agar dapat kita bergandingan

Wallahu a'lam bishshowab.



 

Senin, 31 Maret 2014

Jin Ifrith Itu Besar

Alex Iskandar


Diantara keunikan Indonesia ialah begitu banyaknya setan-setan dengan beragam jenisnya. Sejauh yang saya ketahui tentang dunia kesetanan banyak sekali daftar nama-nama setan di Indonesia. Indonesia sebagai bangsa yang memiliki peradaban yang besar sejak lama hingga kini banyak keunikannya. Hasil riset asal-asalan saya selama ini, jika dibandingkan dengan negara lain kita memiliki setan yang banyak, makanya perdukunan di Indonesia ini subur. Bahkan dukun di Indonesia tidak puas hanya punya setan dan jin yang asli lokal. Mereka mengambil pula, setan-setan yang lebih besar dari negara lain. Negara kita punya setan dengan jenis Batara Karang, Batara Kala, Buto kala, Siluman Ular, Siluman Anjing, Siluman Komodo, dan jenis siluman binatang yang lain. Ada pula kuntilanak, sundel bolong, pocong, Barong, Leak, Buto ijo, Buto sejagat, Genderuo dan masih banyak lagi. Mereka terdiri dari dua jenis jin, ada yang memang keturunan jin asli dari Iblis, ada pula yang berasal dari jin qorin. contohnya kalau ada anak gadis mati bunuh diri atau wanita mati penasaran karena dizholimi maka ia menjadi kuntilanak atau sundel bolong dan pocong. Orang sakti yang memiliki ajian ilmu karang qorinnya menjadi Batara karang, jasad orang tersebut biasanya jadi jenglot. Ini yang gentayangan jin qorinnya, yang biasanya ditarik sama dukun untuk dijadikan pesuruh.

Yang asalnya keturunan iblis itu seperti ifrith, batara kala, dan genderuwo. Kalau Dewi Kwan Im, Dewa Zeus, Krishna dan Bima itu asalnya manusia yang baik dan sakti yang dijadikan dewa. Padahal mereka adalah qorin. Kajian tentang ilmu ghaib ini masih jarang yang meneliti dan tahu. Biasanya dukun-dukun saja yang mendalami ataupun wali-wali ahli kasyaf yang mengerti akan ilmu ghaib. Di era Modern ini, ironisnya, masyarakat kita banyak yang meminta bantuan kepada dukun-dukun yang sebenarnya dilarang agama. Makanya kita diperintahkan untuk mendalami tauhid. Bahwa Tuhan kita Allah yang berhak disembah dan dimintakan pertolongan. Kita harus berhati-hati dengan orang yang mengaku ustadz dan kiai tapi membuka praktek perdukunan. Jika ia ulama sungguhan, maka ia tidak akan mau untuk membuka praktek untuk nyantet orang. Melakukan kezaliman dengan dunia gaib. Memperdayakan jin untuk diperintah membunuh orang. Membuka aura atau memasang susuk untuk kecantikan dan kewibawaan itu sebenarnya menggunakan jin seperti kuntilanak dlsb. Bahkan lucunya, Banyak sekali dukun atau orang yang mengaku ustadz dan kiai yang memiliki Jin Ifrith yang konon lebih besar badanya dari jin lokal. Dengan bayaran atau mahar yang jutaan ifrith itu diperintahkan untuk membunuh orang yang biasanya lawan bisnis atau orang yang dibenci.

Jin ada yang muslim dan ada yang kafir.
Menurut pengakuan jin ifrith, ia dibaiat iblis untuk tidak masuk Islam. Tapi dengan kekuasaan Allah ia bisa masuk Islam setelah kalah tarung dengan manusia yang sholeh dan ikhlas. Dan ifrith bisa menjadi tentara Allah di alam gaib. Ifrith ini lebih besar dibanding jin lokal. Jika Buto sejagat setinggi awan, maka jin ifrith bisa lima kali lipat besarnya dibanding Buto sejagat. Dukun di Indonesia ada yang melakukan umroh padahal menangkap ifrith di arab. Dengan umpan apel jin, setelah datang ifrith itu disedot dengan keris dan diperdayakan untuk kperluan perdukunan. Masyarakat Indonesia dari masa ke masa tak lepas dengan kemusyrikan ini. Makanya tidak heran kita diguncang dengan beragam bencana. Kita sebagai umat islam mestinya menjauhkan diri dari hal itu. Mengingat dosa kemusyrikan adalah dosa yang tak diampuni.

Dari kezaliman yang tak terlihat mata ini yang sebenarnya banyak dilakukan orang dan bisa dibilang lebih aman dari hukum negara menjadi marak. Saya pribadi mengusulkan adanya undang-undang perdukunan yang memberantas dukun-dukun jahat yang tersebar di Indonesia ini. Pemimpin masa depan saya harapkan untuk concern pada permasalahan ini. Dan mengambil solusi yang terbaik untuk keberlangsungan keislaman di bumi yang kita cintai ini.

Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. bagiNya kerajaan dan bagiNya segala pujian, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Hanya kepadaNyalah aku bertawakkal. Kekuatan Allahlah yang tiada menandingi.

Minggu, 30 Maret 2014

Cinta Berasas Iman dan Taqwa

Ayu Agustin

Cinta Berasas Iman dan Taqwa
Oleh: Alex Iskandar

Kisah cintaku bertabur di angkasa
memenuhi segenap sudut dunia
cerita dari mulut ke mulut
mengabadikan kenangan yang lama terkubur
aku teringat akan kisah cinta kita
saat kau serahkan hati dan dirimu padaku
padahal aku bukanlah pemuda tampan rupawan
aku hanya pemuda yang mencari cinta sejati
walau berbagai gelombang badai menerjang jiwa
ku cari cinta berasaskan iman dan taqwa
kau gadis yang menyentuh jiwa dan nuraniku
kau menggenggam cahaya cinta yang berpendar-pendar
kubawa dan kujaga cinta ini 
dan ku legalkan dengan mendatangi orang tuamu
namun orang tuamu menolak dan menghardikku
ia menganggap aku adalah santri gondrong yang tak pantas denganmu
ia menganggapku kasta sudra kaum rendahan
aku sadar kau orang kaya dan orang tuamu terhormat
dan kuyakin kau tak memandangku dengan mata harta dan tahta
ku yakin dirimu mencintaiku dengan alasan cinta sejati
kini kuyakin tak selamanya cinta sejati harus memiliki
cinta sejati hadir di hati yang penuh cinta
sang kekasih terbayang di pelupuk mata
walau terpisah jauh tujuh benua
setelah lama berpisah dan kau mulai sakit dan memanggil-manggil namaku
orang tuamu bingung dan tergopoh-gopoh mendatangi rumahku
Bapakmu yang pernah mencelaku berandal, kaget dan menyesal
setelah tahu aku keturunan ulama dan terhormat
airmatanya mengalir sambil memboncengku di atas motornya
ia menyesal hanya menilaiku dari penampilan
dan kini sang putri tercinta terbaring sakit
ia kuatir tidak ada kesempatan meminta maaf pada sang anak
sesampai di rumahnya aku berlari dengan air mata mengucur deras
wajah yang jelita itu kini meredup
ku pangku kepalanya yang lemah itu dan ia membuka mata dan tersenyum
orang tuanya meminta maaf dan menyetujui cinta kami
tapi semua telah terlambat
ruhnya hendak pergi
di akhir kehidupannya sang gadis meminta padaku satu permintaan 
Duhai pemuda baik, izinkan aku menyebut namamu di akhir nafasku
agar kubawa cinta ini menjadi saksi di pengadilan ilahi
aku menolaknya dengan derai air mata
duhai cintaku, jangan kau sebut namaku di akhir hidupmu
sebutlah Nama Allah yang akan menyatukan cinta kita
cinta sejati berasaskan iman dan taqwa
cinta yang abadi di surga
Sang gadis jelita itu tersenyum, dan mengucap salam perpisahan
kutunggu kau di sana duhai kasih.
lalu ia  bersyahadat dan pergi
tiba-tiba pandanganku gelap
samudera air mata kerinduan cinta.

(Puisi ini terinspirasi kisah cinta sang guru)

Bang Nadi

Alex Iskandar
Alex Iskandar
Saya berbincang-bincang dengan bang Nadi di suatu siang yang panas. sambil duduk-duduk, bang Nadi menceritakan kehidupannya yang sejak kecil sudah terbiasa susah. Sekolah sering kebanjiran hingga sepatu dikalungkan di leher. Pulang sekolah menggembala kambing dan mencari rumput di sawah. Bang Nadi juga sewaktu bujangan tak malu untuk usaha mengantarkan makanan kering, seperti kerupuk dll. Bang Nadi juga pernah menceritakan pernah berjualan somay di daerah bogor. Pernah juga bekerja diperusahaan konveksi. Kisah sedihnya bang Nadi pernah pulang ke Sukatani kehabisan ongkos. Berjalan berkilo-kilo. di jalan menemukan uang receh yang dipakai untuk naik angkot. Hingga bertemu kenalan sekampung di daerah Jonggol. 

Bang Nadi bercerita panjang lebar tentang perjuangan kuliahnya. Tanah yang dijual orang tuanya untuk biaya kuliahnya. dan keaktifannya dalam berbagai kegiatan yang menunjukkan kegigihannya dalam merubah nasib kehidupannya yang bisa dibilang masih di bawah standar kesejahteraan. Setiap manusia yang terlahir memiliki kekurangan dan kenyang dengan penderitaan, biasanya akan memiliki semangat yang luar biasa dan kemampuan yang orang lain tak punya. Mereka melawan nasib hingga nasib berubah baik. Banyak orang yang susah memiliki semangat kemajuan yang luar biasa, inilah yang diharapkan Indonesia. Bukan susah lalu pasrah menghancurkan hidup dalam kemalasan dan kebodohan. tak ada usaha sedikitpun untuk menjadi manusia unggul di dunia. cukuplah kita terjerembab di lubang kebodohan ini. Jangan siram air garam di atas luka Indonesiaku. 

Puisi Alex Iskandar Nenek Pengemis

Puisi Nenek Pengemis

Riska Fadhilah
Puisi Nenek Pengemis
Nenek tua itu berbaju merah
dengan kain di selendangkan
ia terlihat kurus dan coklat
tersiksa lapar dan terbakar siang
debu jalan akrab di hidung dan kulitnya
mengemis di trotoar jalan
mengharap uang receh untuk makan
tak jarang wajah-wajah angkuh si kaya
melirik dengan jijik padanya
hari-hari bisu
mentari hanya melotot marah
betapa negeri ini dimiskinkan
si nenek tak bersuara
hanya menedengkan wadah plastik
mengharap kemurahan saudaranya
raungan knalpot kendaraan menghardik
ribuan kesombongan disaksikan
ketidakpedulian dan kejamnya zaman
entah uang receh itu ia pergunakan untuk makan semua
atau mungkin ada oknum yang meminta jatah
kerasnya kehidupan bagi nenek tua itu
kemanakah anak dan cucu tercinta
apa si nenek sebatang kara.
aku hanya membisu menyaksikan jutaan kemiskinan
yang mendekati kekufuran
kemanakah uang rakyat mengalir?
kenapa masih banyak yang miskin.
aku ngeri melihat ribuan potret kehidupan ini.
kakiku telah banyak melangkah
dan debu-debu ini bercerita.
bahwa setelah kesengsaraan ini, akan terbit harapan
lahirnya pemimpin yang adil
yang mensejahterakan bumi
aku menunggu hingga esok,
atau mungkin tahun depan
atau akhir abad ini.
mungkin juga setelah kumati.

Wanita Sholehah Perhiasan Dunia

Ayu Agustin

Wanita Sholehah Perhiasan Dunia
Sobar adalah seorang suami yang ditinggal pergi isterinya. Setelah pertengkaran yang tak bisa lagi dihindari dan akhirnya perceraian sebagai solusi terbaik, akhirnya Sobar mencari isteri lagi. Isteri yang kedua ini dikira lebih baik. Alangkah kejamnya nasib, ternyata isteri ini diibaratkan membuang kadal dapat buaya. Isteri keduanya ini ternyata seorang yang psikofat, kalau punya keinginan tidak boleh tidak atau harus ada. Pernikahan dengan isteri kedua yang bernama Sarboah ini dikaruniai anak laki-laki satu, namanya Subur. Sobar merasa hidupnya semakin menyiksa, kenapa tidak? bila Sobar pergi untuk usaha mencari nafkah, sang isteri bukan mendoakan yang baik untuk sobar, malah sang isteri ngedumel dan mencurigai suaminya selingkuh, akhirnya tak ada doa yang membawa keberkahan bagi kehidupan Sobar, padahal Sobar tipe lelaki yang setia dan tidak macam-macam. Ia sadar, dirinya tidak tampan, hanya kegagahannyalah yang terkesan dari tubuh kekarnya karena rajin bekerja. Isteri keduanya ini membabi buta, ia selalu curiga dan membatasi gerak usaha sang suami. 

Usaha di rumah pun tak membawa kesejahteraan usaha ternaknya bangkrut dan hidupnya semakin perih. Sobar sudah pasrah kalau memang harus menjadi gembel. Ketika Sobar bertengkar dan isteri pulang ke rumah orang tuanya. Sobar ingin berdamai dan mengajak kembali isteri untuk pulang ke rumah. Ironisnya keluarga sarboah bukannya mendamaikan malah menyetujui minggatnya Sarboah. Sobar marah, dengan kegagahannya ia memperingatkan keluarga sarboah untuk membela yang benar, bukan membenarkan yang salah. Akhirnya keluarganya meminta maaf dan Sarboah kembali pulang. Sobar berharap perlakuannya itu menyadarkan sang isteri dan sedikit merubah wataknya, ternyata tidak. Sarboah semakin menjadi-jadi. Bahkan pernah Sarboah akan mengancam bunuh diri bila disakiti hatinya oleh Sobar. Sebetulnya Sobar sudah tak tahan, tapi sobar berusaha untuk selalu sabar menghadapi isteri yang wataknya keras seperti ini. Kemelaratan hidup sobarpun semakin gawat, ibarat buah si malakama, ia serba salah antara usaha dan menganggur. Apabila keluar ia selalu dicurigai, apabila menganggur di rumah, kasihan melihat anak yang ingin jajan setiap harinya. Sobarpun stress.

Ia pergi dengan ongkos seadanya ke rumah gurunya seorang kiai di daerah Bogor. Ia mengadu dan menangis tentang nasibnya yang belum jua membaik. ia mengharapkan kiranya sang kiai meludahinya atau menempelengnya yang akan menyebabkan mengalirnya keberkahan di dalam kehidupannya. Ketika itu sang Kiai malah menasehati, 

"Addunia mataa' wa khoiru mataa'iha al maratushshoolihah. Dunia adalah perhiasan dan harta kekayaan yang sesungguhnya adalah isteri solehah. Jika kau ingin hidupmu berkah, maka kawinilah wanita solehah yang senang mendoakan suaminya. ingatlah kisah ketika ibrahim datang ke rumah ismail dan melihat akhlak isterinya buruk, Ibrahim berpesan pada isteri ismail untuk mengganti daun pintu rumahnya, dan ismail menafsirkannya untuk menceraikan isteri yang akhlaknya buruk, dan menikahi isteri soleha yang kelak keturuanannya melahirkan nabi yang termulia yakni Nabi Muhammad Saw."

Sobarpun akhirnya pulang dan ingin mencari solusi untuk menceraikan isterinya dengan cara yang baik. 
Semoga kita dapat mengambil setitik pengalaman hidup yang bermanfaat ini. 
Carilah isteri yang sholehah. yang menjadi penyejuk mata.
wallahu a'lam

Jumat, 28 Maret 2014

Puisi Kau Sang Macan

Puisi Kau Sang Macan

Hai orang-orang Indonesia
kau sang macan dunia
kuatkan dirimu dengan penderitaan ini
latih tubuhmu hingga perkasa
terus belajar untuk kejeniusan bangsa
ingatlah, perang adalah strategi
Hai orang-orang Indonesia
majulah laksana Dzul qarnain
dengan semangat keadilan
menyelamatkan dunia
Hai orang Indonesia
pakailah zirahmu dan hunuskan kerismu
di jalan Allah ini
hai orang Indonesia
tegakkanlah keadilan
hancurkan kezaliman
berdirilah dengan tegak dibarisan jihad ini
membela kebenaran
Hai pemuda Indonesia
bangkit dalam perjuangan dahsyat ini
catat namamu dalam daftar pahlawan keadilan
setiap titik perjuangan kita akan menjadi taman surga
jangan mudah putus asa dalam cita cita bersama
Indonesia maju dan sejahtera
baldah toyibah
warobbun ghofur

Selasa, 25 Maret 2014

Puisi Kemiskinan

Puisi Kemiskinan
Alex Iskandar

Jangan tanyakan kemiskinan pada orang kaya
jangan tanyakan kemiskinan pada teori apapun
tanyakanlah kemiskinan pada rakyat jelata
kaum lemah
dan orang fakir
tanyakan juga pada gembel gembel dunia
tanyakan kemiskinan pada jerit tangis anak yatim
pada gelandangan yang kedinginan
pada penyakit busung lapar
kemiskinan bukanlah kemauan mereka
tapi dunia memang telah kejam
bukan sejatinya dunia
tapi penghuninya yang serakah
tak peduli tak simpati
tanyakan nasib perih ini pada sang miskin
ia hanya menjawab kami tak tahu apa apa tentang kemiskian
yang kami tahu hanya merasakannya
jeritan kami tak lagi di dengar
orang-orang hanya mementingkan diri sendiri
berjuang demi kepentingan dirinya saja
tak ada di ruang hatinya nasib kami
biarkan mereka berkoar dan berteriak dengan dalih membela rakyat
tapi nyatanya hanya memperkaya diri
korupsilah tujuan mereka
hati mereka telah kering dari hujan tangis kami
kami hanyalah anak tangga yang diinjak injak
bila sampai tujuan mereka membuang kami
kami mengeluh dan menangis
tapi yang mereka dengar hanya hiruk pikuk yang menyebalkan
kami putus asa mengeluh pada para pemimpin
dan berlari ke rumah-rumah Tuhan
mengadu akan kezaliman yang sistematis
bilakah cinta telah pergi dari hati sang pemimpin
nerakalah tempat kami di dunia ini
uang rakyat dikeruk untuk memperkaya diri
sedang urusan kami selalu tak digubris
bila telah kering air mata si miskin
biarlah nanti mereka akan merasakannya pula
entah masa depan
atau di alam keadilan Tuhan.

Menghidupkan Ilmu

Menghidupkan Ilmu

Alex Iskandar

Usai makan siang, seperti biasa untuk santri baru sepertiku yang masih harus banyak belajar dalam mengejar ketertinggalan, aku belajar menulis di buku dengan mengartikan kitab safinah dengan tulisan arab pegon. Awal-awalnya masih kaku menulis dan lama. Tapi lama kelamaan menulis arab itu asyik juga. Setelah menulis kitab safinah lima baris dengan arti dibawahnya perlafadz arab, kami para santri pemula dibimbing membaca oleh ust. Syukron. beliau membacakan dan menyuruh kami mengikuti. Agar kami lebih lancar membaca kitab arab. Setelah usai, kami berhamburan ke kobong. aku pergi ke kebun yang sepi, untuk membaca ulang apa yang telah kupelajari. aku bertekad untuk menyaingi teman-teman yang sudah mahir membaca kitab. Maklumlah, aku ini dari SMP dan masih awam agama, sedang teman sekelasku rata-rata anak asli daerah pesantren dan anak ustadz, memang ada sih teman yang masih awam sepertiku, tapi ia tidak berusaha untuk mengejar ketertinggalan dan terlihat santai saja, aku tidak suka orang yang tidak punya gretet dalam belajar seperti itu. dan aku tak mau betah-betah tenggelam dalam kedunguan seperti ini. Maka kupikir ada baiknya juga menjauhi orang malas dan berteman dengan buku.

Aku tak dapat menawahan senyum melihat tulisan arabku yang masih jauh bagus dengan tulisan ust Syukron yang bagus sekali khot naskhinya. Aku pun ingin seperti beliau yang tanganya seperti lemas sekali dalam menulis dan tulisannya indah banget. Setiap gerakan spidol hitam yang ia goreskan selalu aku jadikan pedoman menulis, tapi tulisanku yang dibuku itu terlihat seperti ceker ayam... heheheh aku nyengir sendiri. Pelan-pelan ku baca tulisan buruk rupa itu, "Alahmdulillahirobbil 'aalamin, utawi sekehe puji iku tetep kedue Allah kang mengerani wong alam kabeh."
"Kak Hary, dipanggil ust. Syukron." kata Saeful dari samping majlis. suaranya setengah teriak.
aku menutup buku dan berjalan menuju Saeful, "Ada apa ful?"
"Nggak tahu kak, Mungkin ada yang penting." jawab iful sambil menggeleng kecil.
"Ya sudah. Makasih."
"Ya kak. sama-sama." Iful pergi ke arah kobong.
Aku berjalan lewat belakang majlis lalu ke kobong para ustadz, yang mana disitu ust Syukron beristirahat. Kuketuk pintu. Dari dalam suara ust Syukron mempersilahkan masuk.
Kubuka pintu dan kumasuk dengan salam. Para ustadz yang ada di dalam menjawab salam hampir serempak.
"Ada apa ustadz?" tanyaku.
"Kami butuh bantuanmu Hary." jelas ustadz Syukron. "Saya akan mengadakan diskusi agama dengan teman-teman ustadz yang lain. dan kau kami minta untuk menjadi moderatornya. Atau kalau dipesantren dikenal sebagai Raisul barnamij. "Wah, saya belum tentu bisa tad." tolakku.
"Tidak susah kok. Kamu hanya menjadi penengah antara kami bertiga." kata ustadz Fahmi yang terlihat serius sekali wajahnya. "Ya sudah, baiklah, saya akan coba." kataku.
"alhamdulillah, ini adalah salah satu cara untuk menghidupkan ilmu, yaitu dengan membahasnya dalam diskusi." terang ust Ali.

"Baiklah, kira-kira judul diskusinya apa?" tanyaku.
"Bagaimana kalau.....politik kenegaraan.?" usul ust. Ali.
"Wah, keberatan dan terlalu jauh Li, lebih baik yang ringan-ringan dulu." timpal ust. Syukron.
"Bagaimana kalau Semangat ilmu dan Dakwah?" usul ust Fahmi.
Semuanya mengangguk dan aku pun setuju.
"Baiklah, para ustadz yang bergelora, Kita mulai diskusi kita. Anda semua siap?" kataku dengan seringai senyum. Mereka semua mengamibl posisi melingkar atau halaqoh. Dan Diskusipun dimulai....

Penyembah Setan

Penyembah Setan

Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa!

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam, agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu.

Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar diantara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?

Inilah (neraka) Jahannam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.

Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.  (Yasin: 59-64)

Para orang kafir penyembah setan mendapatkan hardikkan yang luar biasa dari Allah swt. Mereka yang telah berlumur dosa dengan penyembahan dan kemusyrikannya pada setan dipersilahkan dengan segera untuk memasuki neraka Jahanam. Mereka memasukinya karena dulu mengingkarinya. Mereka yang tak percaya akan ancaman jahanam dan mendustakan ayat Allah akhirnya sampai pada neraka itu. Penyesalan karena telah menjadikan setan sebagai teman dan tak menjadikannya sebagai musuh membawa petaka yang teramat besar, yakni Neraka Terdalam.

Ayat-ayat Allah ini, hendaklah kita renungkan dengan dalam. Mentafakkuri atau merefleksikannya terus menerus. Dan selanjutnya kita melihat di zaman ini, siapa saja yang telah menjadi penyembah setan, berapa banyak mereka yang tertipu oleh setan itu. Sudah berapa orang yang tersesat di jalan setan. Menjadikan mereka teman dan saling tolong menolong. Siapakah diantara kita yang telah berbuat jahat kepada saudaranya dengan bantuan setan. Apakah setan itu berbentuk jin, atau setan itu merasuk di dada dan fikiran jahat kita. Sudahkah kita mengamalkan ayat Allah dalam keseharian kita. Atau mungkin kita sudah tak pernah tahu atau tak mau tahu akan bimbingan keselamatan ini. Atau mungkin kita telah berpedoman pada undang-undang setan dan menjadikan kitab suci setan sebagai kitab kita dengan Setan sebagai tuhan semesta alam. Astaghfirullaha 'azhim.

Mari saudaraku, kembalilah kepada Allah dengan qolbun salim, hati yang bersih dari menyembah kepada yang lain. Tidak dunia, tidak manusia, dan tidak pula setan. Laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah.


Senin, 24 Maret 2014

Berfikir Positif

Berfikir Positif
Alex Iskandar

Dalam menyikapi kehidupan, kita terkadang lebih dominan memandang yang negatif. Simbolnya diletakan pada mata kita sebagai alat untuk melihat, putih mata kita sebetulnya lebih banyak dari pada hitamnya. Tapi kita memandang dengan yang hitamnya. Hitam mata yang dikedepankan dan itu yang menjadi realita kehidupan kita. Kita memandang orang dengan penuh curiga, hanya melihat sisi hitam seseorang, dan dihantui akan rasa takut yang belum tentu akan terjadi. Padahal putihnya kehidupan lebih banyak pada ciptaan Allah. Seluruh makhluk adalah penyembah Allah, semua makhluk bertasbih, alam dalam kepatuhan pada Robb, malaikat lebih banyak ketimbang iblis, manusia lebih banyak yang baik, dan Rahmat Allah mendahului siksanya, kebaikan dilipat gandakan 10 dan kejahatan dibalas setimpal, dan Tuhan kita Allah swt adalah Tuhan yang Maha Baik dan Maha Indah. Contoh mudah, ibu kita sangat baik pada kita. Tapi kita sering memandang hidup dalam kehitaman dan kegelapannya.

Ingatlah firman Allah yang mengatakan, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Jangan bersedih Allah bersama kita, Allah bersama orang-orang yang sabar.

Intinya, berpikirlah positif dalam hidup. Selalu bersemangat mengejar harapan dan cita-cita. Bekerja keras dengan ceria dan banyak menebar senyum. Wamaa arsalnaaka illa rahmatan lil 'aalamiin. tiadalah kami utus kamu melainkan sebagai rahmat untuk semesta alam. Dengan semangat itu hendaklah kita selalu optimis akan cerahnya masa depan dunia. Dan saya yakin di setiap hati makhluk Allah pasti ada yang namanya CINTA, dan cinta inilah yang menjadikan perdamaian dunia menjadi dambaan setiap insan yang akalnya sehat.

Berpikir Positif akan menjadi tenaga yang luar biasa untuk selalu dinamis dalam hidup. Kedinamisan itu akan membangun dan menyemarakan dunia. Dengan sehatnya fungsi otak dan hati yang ada pada manusia akan melahirkan output yang baik. Karena itulah kita dianjurkan untuk menjaga hati, agar bersih dari segala penyakitnya. Hati yang lapang dan penuh cahaya akan menjadikan pemiliknya selalu dalam bahagia. Bila di hati kita penuh dengan sifat hasud, iri dan dengki serta segala penyakit yang lain, dunia yang luas akan terasa sempit, susu akan terlihat seperti darah, dan senyum tulus saudara kita akan disalah tafsirkan sebagai pengejekan. Orang yang hasud tidak bisa melihat kebaikan, dia buta akan jasa orang lain dan hikmah segala peristiwa, atau bisa dibilang mata hatinya buta. Alangkah sengsaranya orang yang hidup dalam lingkaran hasud ini. Ia tak senang bila saudaranya lebih kaya darinya, ia tidak suka dengan kemiskinan yang memuliakan saudaranya, hatta, ia tidak puas dengan kematian saudara pesaingnya. Dia akan selalu mencari lawan dan musuh yang baru jika musuh yang satu sudah dibereskan. Ia akan sibuk dengan kekurangan orang lain dan melupakan dirinya. Tidak menempuh jalan yang sehat dalam kompetisi hidup. Pikirannya akan selalu negatif dan negatif. Kurang dan kurang. Hingga akhirnya tak akan menjadi makhluk yang bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kehidupan dan pasilitasnya. Hasud itu sifat iblis, dan syukur sifat para nabi. Alangkah bodohnya kita menceburkan diri dalam jurang kesengsaraan.

Orang bilang, kesenangan tidak ditemukan pada harta tahta dan wanita jika hati tak pernah bersyukur. Sebaliknya, kesenangan dan kebahagiaan di dapatkan pada kesengsaraan dan penderitaan yang disabari, kenikmatan yang disyukuri dan sifat qona'ah dalam skala apapun pemberian yang diberikan Allah swt kepada kita. Bahasa puitisnya, Kebahagiaan itu terletak dihatimu yang gemar bersyukur atas cubitan dan senyuman sang kekasih. Jika kita insyaf atau sadar bahwa rasa sakit cubitan Allah yang kita terima, karena Allah cinta pada kita, maka cubitan itu akan kita artikan sebagai rasa sayang. Atau Allah memberi kita sebuah kado kenikmatan karena selama ini kita berbakti pada-Nya maka kado itu akan kita terima dengan ucapan terima kasih dan tak mengecewakan sang Pemberi kado dengan menginjak-injaknya. Hidup harus kita pandang sebagai manifestasi Cinta Tuhan. Dan lihatlah, semua yang kita punya adalah hadiah teragung yang Allah berikan, dari pemberian rumah dan isteri serta nafas dan detak jantung. Hiruplah udara pagi dengan bahagia di hati. Ini adalah bukti cinta Allah pada kita. Syukurilah setiap pori-pori dan partikel terkecil dalam tubuh kita. Tingkatkanlah keyakinan pada hati, bahwa Hidup adalah anugerah dan harus kita jalani dengan berpikir positif.

wallahu a'lam...

Renungan Episode Zaman

Renungan Episode Zaman
Alex Iskandar

Aku bertanya-tanya pada hati dan logikaku,
 Kenapa Allah Yang Maha Kuasa menciptakan alam jagat ini?
 Banyak sekali hikmah yang bisa dipetik.
 Dulu alam ini tak ada. Lalu Allah berkehendak menciptakannya.
 Dengan kehendak itu Allah menciptakan segalanya.
 Arasy yang agung, langit dan dunia, malaikat, jin dan manusia.
 Melalui episode-episode yang dilukiskan al Qur'an.
 Allah ciptakan makhluk untuk mengenal-Nya.
 Menyembah-Nya dan berbakti pada-Nya.
 Allah ciptakan Malaikat dari cahaya, Jin dari api, dan Adam dari tanah.
Allah mencintai kekasih-Nya Muhammad.
 Nurnya terpancar.
 Langit ditinggikan,
 Bumi terhampar,
 Surga diindahkan,
 Neraka dikobarkan,
 Malaikat menjadi makhluk yang paling taat,
 Iblis ingkar dan berpaling,
Adam diantara keduanya,
 dibebaskan untuk memilih taqwa dan ingkar.
 Episode kehidupan pun berlanjut.
 Hawa dan Adam tergoda iblis.
Penurunan ke dunia.
 Perjalanan kehidupan berlanjut.
 Iblis berjanji akan menggoda bani Adam hingga akhir dunia.
 Zaman demi zaman berlalu.
 Iblis ingin membuktikan agumennya bahwa Adam dan keturunannya tak pantas disembah hormat,
 karena akan banyak penyembah Iblis.
Allah berfirman, kecuali orang-orang yang ikhlas
Manusia membangun peradaban yang tinggi
Adam sang ilmuwan.
Idris sang penemu
Nuh sang pembuat perahu.
Ibrahim sang pembangun tauhid dan ka'bah
pusat kiblat dunia.
Ismail sang Penyabar dan mengorbankan dirinya.
Bani Israil dibimbing para nabi.
hingga Isa sang pecinta yang penuh kasih sayang.
Manusia tersesat dan semakin jahiliah
Rasul pamungkaspun terbit di padang pasir tandus
tak pernah diperhitungkan dunia sebelumnya
Bayi bercahaya itu lahir di sekitar Ka'bah
Pohon dan batu bersujud
Menjadi al Amin dan dicintai Quraisy
Hingga akhirnya diusir karena mendakwahkan kebenaran
Hijrah membangun madinah
dan akhirnya kemenangan itu datang dan cahaya itu bersinar ke pelosok jagad.
hingga kini sinar itu masih ada.
dan mulai redup kembali
ku tunggu kebangkitan itu datang,
dan kutunggu pendekar tauhid muncul.
tapi zaman menghardikku
jangan hanya menunggu.
kebangkitan itu harus terpancar dari tiap hati orang mukmin.
dan perjuangan itu terus berlanjut dari waktu ke waktu
genggamlah al Quran dan gigitlah petunjuknya dengan gigi geraham
karena setiap abad Mujadid itu ada.
berjuanglah bersamanya.
setiap detik dan nafasmu.
Harapan itu masih ada.
Karena itulah kau terlahir kedunia.
Perhatikanlah mentari terbit dan tenggelam.
siang dan malam.
kelahiran dan kematian.
kejayaan dan kemunduran.
Setiap Zaman mencatat sejarah Sang Pendekar Islam.
Tulislah namamu dalam daftar itu.
sebelum kematian menghapus namamu dalam buku kehidupan.
Belajarlah dari orang-orang yang telah sukses.
mengukir sejarah dengan pahat karya.
Selamat berjuang duhai pendekar.

Qorin yang Menjadi Kuntilanak Dan Batara Karang

Qorin yang Menjadi Kuntilanak Dan Batara Karang

Dalam Islam kita mengenal yang namanya Qorin atau jin pendamping manusia. Jika si manusia itu mati yang tidak sewajarnya, seperti mati bunuh diri atau dibunuh. maka jin wanita itu menjadi kuntilanak. Kalau ruhnya di alam barzakh. Yang jadi kuntilanak adalah qorinnya. Jika orang itu punya ajian Batara Karang yang tidak mempan terkena senjata tajam, maka ketika orang itu mati, maka tubuhnya tak hancur dan menjadi jenglot, ruhnya di alam barzakh sedangkan Qorinnya menjadi raksasa Batara Karang. Limbad adalah salah seorang yang memiliki ilmu Batara karang ini.

Dengan kesaktian manusia yang menjadi dukun, Jin Qorin Kuntilanak dan Batara Karang itu di Kuasai dan diperbudak untuk tugas-tugas jahat seperti menyantet atau membunuh orang tertentu. Si Jin menurut saja perintah dukun walaupun di hatinya enggan. Dengan begitu kemusyrikan merajalela di masyarakat. Para Dukun membuat komunitas atau ikatan dukun. Bila satu dukun dapat obyek nyantet orang, dukun yang lain dapat uang dengan menyembuhkan orang yang disantet. Dengan kongkalikong sama dukun yang pertama. Masyarakatlah yang dipermainkan. Jika para dukun bisa mengkayakan orang. Kenapa coba, mereka pasang iklan di Majalah Misteri dengan tarif sekian sekian. Apalagi dengan titel ustadz dan kyai yang mengutip ayat dan hadits untuk melegitimasi perdukunannya. Kita harus meningkatkan tauhid kita kepada Allah SWT.  Kemusyrikan adalah dosa yang tak diampuni. Belajarlah terus akan agama. Agar kita selamat dunia akhirat.
Iblis, Jin, Ifrith, Batara Karang, Batara Kala, Siwa, Krishna, Arjuna, Genderuwo, Barong, Ganaspati, Leak, Butoijo, Kuntilanak, Sungsang, Longgalongga, Nyi Blorong, Siluman dlsb, semua adalah makhluk Allah yang lemah tanpa izin Allah swt.  Allah-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.

Wallahu a'lam.

Minggu, 23 Maret 2014

Kutipan Bacaan

Kutipan Bacaan

“Indonesia ini adalah negara yang paling unik didunia”. Ki Agus Sunyoto mengawali pemaparannya tentang sejarah Indonesia. “Negeri yang dahulu disebut Nusantara ini bagaikan surga bagi manusia. Kita ambil contoh saja kekayaan alam yang ada di negeri ini. Mulai dari minyak, emas, besi, intan, berlian, uranium dan sebagainya. Negeri ini memiliki semua jenis pertambangan tersebut, tetapi tidak dengan negeri lain yang hanya memiliki satu atau dua jenis saja. Begitu juga dengan hutan di Indonesia, tidak hanya wilayahnya saja yang luas namun juga kayu yang dihasilkan oleh hutan Indonesia adalah kayu yang berkualitas. Salah satu contohnya adalah Kayu Hitam di Sulawesi yang harganya mencapai 90 juta rupiah per 1 kubiknya”.
Karena kekayaan alam yang begitu banyak, maka sejak zaman dahulu semua bangsa ingin mengusai Indonesia untuk dieksploitasi. Itulah sebabnya para penjajah berpikiran bahwa orang Indonesia harus dibikin bodoh, dibikin lemah, dibikin tidak percaya diri dan sebagainya. Proses ini berlangsung sejak bangsa Eropa datang ke Nusantara dalam rangka menjajah bangsa ini. Dibuatlah sistem oleh mereka yang secara pelan-pelan mendidik bangsa ini agar mengikuti cara berpikir seperti yang dimaui oleh orang-orang Eropa. Dan sesuai dengan keinginan mereka, bangsa ini menjadi bangsa yang bodoh. Karena logika berpikirnya mengikuti logika berpikir Eropa.
Sebelum orang Eropa datang ke Nusantara, Bangsa ini sudah sangat maju. Abad pertama tahun masehi misalnya, orang jawa sudah mampu menciptakan kalender Jawa. Berdasarkan perhitungannya, kalender Jawa sekarang memasuki tahun 1947. Jika dibandingkan dengan kalender Hijriyah yang baru memasuki tahun 1431, maka kalender Jawa lebih tua sekitar 500 tahun dari kalender Hijriyah. Kemajuan teknologi manusia Nusantara pun sudah sangat maju. Salah satu contohnya adalah teknologi yang ada di Gunung Padang, manusia Nusantara membangun punden-punden yang berundak-undak menyerupai piramida di Mesir, ketika punden-punden itu diuji karbon ternyata sudah berusia sekitar 11.500 tahun sebelum masehi. Artinya, pada zaman purba orang-orang kita sudah mampu membangun bangunan yang menyerupai Piramid di Mesir. Begitu juga teknologi perkapalan. Kapal-kapal Nusantara saat itu berukuran sangat besar dan panjang. Pada abad ke 2 Masehi, tahun 280M, seorang pegawai bea cukai di China yaitu Wan Zen mencatat kapal-kapal dari selatan ukurannya lebih besar dari kapal-kapal China. Kapal dari selatan itu panjangnya mencapai 200 kaki (sekitar 65 meter) dengan tinggi geldak kapal mencapai 10 meter dan bisa dinaiki sekitar 700 awak kapal dengan total muatan mencapai 10.000 ton. Dan kapal-kapal tersebut dilengkapi teknologi alat penunjuk arah yang disebut “pedoman”, yang kini dikenal sebagai Kompas. Pedoman itu berasal dari kata “dom” (jarum), alat ini ditemukan oleh orang Jawa. Hal ini menandakan bahwa pada zaman purba orang kita sudah menemukan kompas.
Pada tahun 648 M, bertepatan dengan masa kekhalifahan Utsman bin ‘Affan, di kerajaan Kalingga sudah terdapat hukum formal bernama Kalingga Dharma Sastra yang terdiri dari 119 pasal. Kemudian pada zaman Kerajaan Singosari, hukum ini dikembangkan oleh Wisnu Wardhana dengan nama Purwa Digama Dharma Sastra menjadi 174 pasal. Kemudian pada zaman Majapahit, oleh Gadjah Mada dikembangkan lagi menjadi 272 pasal dan dinamai Kutara Manawa Dharma Sastra. Sekalipun bangsa ini berada di antara 2 imperium besar, yaitu China dan India, tidak satupun dari kedua imperium tersebut yang berhasil menaklukan Nusantara.
“Orang Jawa ini mayoritas adalah pelaut, bukan petani”, lanjut Ki Agus Sunyoto. “Pada abad ke 9 masehi, di pelabuhan Sokotra, Somalia, ada seorang Arab bernama Ibnu Lakis mencatat ada 1000 kapal yang berasal dari Jawa yang datang kesana dan menyatakan bahwa mereka sudah melakukan pengembaraan di laut selama satu tahun untuk mencari barang dagangan sekaligus mencari orang-orang Jenggi (negro) untuk dijadikan budak. Menurut Ibnu Lakis, rombongan 1000 kapal tersebut seakan-akan merubah lautan menjadi sebuah kota. Rombongan tersebut kemudian bergerak terus menuju arah selatan, dan tidak pernah kembali lagi”.
Kemudian, ada sebuah pulau besar di sebelah timur benua Afrika, yaitu Madagaskar. Pulau tersebut berdasarkan letak geografisnya yang berdekatan dengan benua Afrika seharusnya warna kulit penduduknya adalah hitam. Ternyata penduduk Madagaskar tidak berkulit hitam, melainkan coklat. Bahasa yang mereka gunakan juga memiliki banyak kemiripan dengan Bahasa jawa. Dan semua orang-orang Madagaskar mengatakan bahwa leluhur mereka berasal dari Jawa. Berdasarkan catatan Ibnu Lakis, pelayaran orang Jawa juga mencapai ke perairan Pasifik. Dari sinilah sejarah kepulauan Hawai dikenal. Hawai menurut basanya berarti: Pulau Padi. Ketika ditanyakan kepada penduduk Hawai, dimanakah Pulau Padi tersebut, mereka tidak tahu. Menurut penelitian antropologi, cara berhitung orang Hawai itu mirip dengan Bahasa Jawa, yaitu : esa, dua, telu, pat, limo, nem, pitu, wolu, sanga, sedasa. Kita tahu bahwa ini adalah hitungan dalam Bahasa Jawa. Hal ini menandakan bahwa bangsa Nusantara saat itu sangatlah besar. Itu sebabnya mulai zaman kuni kita mampu membangun peradaban, membangun Borobudur dan sebagainya. Bangsa Nusantara sangat makmur, mampu melakukan perdagangan dengan transportasi laut. Zaman dahulu, tidak diperlukan izin yang sulit apabila ingin melakukan perdagangan ke luar negeri, ketika kembali dari perjalanan perdagangan tersebut, pemerintah kemudian memeriksa kekayaan yang dimiliki oleh si pedagang, baru kemudian dipungut pajaknya. Orang-orang Nusantara secara postur tubuh sangatlah kecil, namun penjelajahan perdagangannya mencapai ke China, India, Persia sampai di kepulauan Malindi, Somalia.
Perubahan keadaan ini berawal ektika orang-orang Eropa mendengar bahwa harga rempah-rampah dan emas asal India sangat mahal di jalur perdagangan sutera. Kemudian orang Portugis melakukan pencarian Negara India, pertama kali dilakukan oleh Colombus yang ternyata justru kesasar menuju Amerika. Kemudian Vasco da Gama pada tahun 1498M berhasil mencapai kepulauan India dan berlabuh di Kalikut. Ternyata Vasco da Gama tidak menemukan rempah-rempah, emas dan yang lainnya yang menjadi tujuan utama penjelajahan mereka. Hingga akhirnya, Vasco da Gama berhasil menemukan sebuah kepulauan di sebelah timur India dan di kepulauan tersebut terdapat semua barang-barang yang dicari oleh Vasco da Gama tadi. Orang-orang Portugis menyebut kepulauan itu sebagai Estada Indian (India Timur). Sejak saat itu wilayah Nusantara disebut sebagai India Timur. Ketika Belanda datang, mereka kemudian mendirikan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) Persekutuan Dagang India Timur. Begitu juga dengan Inggris, mereka menyebut wilayah Nusantara sebagai EIC (East India Company).
Semua bangsa Eropa menyebut bahwa Nusantara adalah India Timur, namun orang Jawa sebagai penduduk asli Nusantara tidak pernah menyebut wilayah ini sebagai India Timur melainkan sebagai Nusantara Jawa. Orang-orang Belanda kemudian diberi sebutan oleh orang-orang Jawa yaitu “Kumpeni”, sebutan ini berasal dari kata Company, yaitu pedagang. Penduduk asli Nusantara menanggap bahwa orang-orang Belanda ini adalah pedagang, bukan penjajah apalagi penguasa. Tetapi orang-orang Belanda menganggap bahwa wilayah ini adalah Negara mereka, kemudian terjadi berbagai perlawanan-perlawanan dari penduduk Nusantara terhadap Belanda.
Belanda melakukan berbagai usaha untuk melemahkan orang Nusantara, mulai dari penundukan kerajaan-kerajaan, penyebarluasan opium, candu dan sebagainya. Dari situlah kemerosotan kepintaran orang-orang Nusantara berawal. Dan sekolah merupakan salah satu keberhasilan mereka dalam menundukkan Nusantara. Belanda begitu detail merancang doktrin-doktrin hingga tiap kata sampai istilah-istilah yang digunakan untuk menyebut orang Indonesia. Sehingga ketika bangsa ini mencita-citakan kemerdekaan, mereka bingung mau menamai apa Negara ini. Belanda menyebut Negara ini sebagai Netherland Hindi (Hindia Belanda). Naskah-naskah sebelum kemerdekaan semuanya menyebut wilayah ini dengan sebutan Hindia.

Sabtu, 22 Maret 2014

Puisi Indonesiaku

Puisi Indonesiaku
Alex Iskandar

Negeri yang indah
zamrud katulistiwa
kaya suku bangsa
budaya dan karya
Negeri surga
subur makmur aman sentosa
murah senyum penuh cinta
muslim terbesar dunia
jadi harapan seluruh dunia
bangkitlah negeriku
bangkitlah bangsaku
dari sabang sampai merauke
Indonesiaku Indonesia
bersatu padu
menyongsong cahaya
sampaikan pada dunia
salam dari Indonesia

Jumat, 21 Maret 2014

Debat Kanud dan Ateis

Debat Kanud dan Ateis

Debat Kanud dan Ateis

Pagi itu Kanud didatangi khodim Mbah Musa. Kanud diminta untuk menghadap Mbah untuk tugas penting. Kanud langsung menghadap. "Ada apa Mbah?" tanya Kanud.
"Mbah dapat undangan dari Pak Bupati Prayogo, ada seorang ateis yang datang dari Papua yang sangat ahli berdebat. Para ulama telah berhadapan dengannya tapi kalah argumen dan kewalahan menghadapi orang tak percaya Tuhan itu. Mbah memintamu untuk menghadapi orang itu yang namanya Krostalin. Ia asal Rusia dan telah lama di Papua dan mempelajari Indonesia secara intens. Jadi Mbah kira kamu bisa melawannya." terang Mbah Musa.
"Apa Mbah yakin saya yang masih bocah ini bisa menghadapinya?" tanya kanud lagi.
"Ya anakku. Mbah yakin. Berangkatlah dan mintalah pertolongan Allah." kata Mbah Musa.
"Baik Mbah, mohon doanya."
"Barakallahu fi uluumik."
"Aamiin..." Kanud pergi dengan kendaraan yang dipersiapkan pemerintahan Pemda itu. Sampai di ruang debat yang luas dan dihadiri oleh ratusan ulama dan para muballigh Kanud masuk dengan penampilannya yang sederhana dan masih terlihat ingusan. Kanud mendekati Pak Bupati dan menyampaikan surat Mbah Musa yang mengirimnya untuk berdebat. Pak Bupati agak ragu, tapi dengan kepercayaan Mbah Musa yang terkenal sangat alim itu, akhirnya Pak Prayogo mempersilahkan Kanud untuk memulai perdebatan. Krostalin keberatan dengan lawan debatnya yang masih bocah itu.
"Pak Bupati, Saya datang dari jauh ke sini untuk berdebat dengan orang-orang pintar dan cerdas dari orang Islam daerah sini. Masa saya harus melawan anak kecil model kaya gini? saya keberatan. Panggil saja guru bocah ini untuk debat dengan saya."
Kanud angkat bicara dengan lantang mengatakan, "Pak Bupati saya juga keberatan berdebat dengan orang yang nggak punya otak seperti dia."
Krostalin marah besar dan mencak-mencak, "Pak Bupati, berani-beraninya dia menghina saya di depan umum seperti itu. Hei bocah tolol, kamu jangan sembarangan ya kalau bicara. Kalau kau memang pintar, buktikan kalau Tuhan itu ada."
Kanud menunjuk-nunjuk si ateis itu, "Hei Ateis, kamu yang tolol dan dungu serta nggak punya otak."
"Pak bupati, tolong anak ini segera disingkirkan dan dihukum karena telah menghina saya." pinta Krostalin.
"Maaf pak Bupati," kata Kanud, "Saya tidak menghina dia tapi saya baru memulai perdebatan. Hei Krostalin, jika kau punya otak, maka buktikan kalau otakmu itu ada!"
"Ya tidak bisa lah, kalau saya menunjukkan otak saya, saya mati dulu." kata Krostalin.
Kanud menyambut, "Begitu juga Allah hei ateis, Allah itu ada dan tidak bisa dibuktikan wujud-Nya. kecuali kau harus mati dulu. Adanya alam ini bukti adanya Tuhan."
Krostalin terdiam, merasa terjebak dalam permainan logika Kanud. Dan kanud dinobatkan sebagai pemenang. Orang-orang yang hadirpun bersorak sorai dengan kemenangan bocah itu.

Puisi Pancaran Cinta

Puisi Pancaran Cinta



Puisi Pancaran Cinta

Oh Cinta yang terpancar
pada wajah segar berseri
senyummu laksana bunga
menyegarkan hati
pesona tak terkata
dalam balutan Cinta
Ketakwaan dan keimanan
itulah yang membuatku terpesona
dirimu anugerah surga
ilham puisi sang pujangga
mendendangkan lagu-lagu
perhiasan dunia
wanita sholeha dambaan jiwa
Oh kau yang mengibarkan jilbab anggun
libas takwa
tersenyum bak bidadari
penuh kerelaan dan akhlak budi
Oh kau pancaran cinta di hati
sanubariku berteriak, miliki ia
kujawab, aku malu pada gemilang cahayanya
aku malu pada surga
ia anugerah terindah dunia
penebar kedamaian
kesejukan wajahnya dinginkan qalbu
aku malu dan tak mampu meminang bidadari itu
biarlah sang pencipta menghadiahkannya padaku
dan menjodohkanku
aku tahu diri
aku bukan siapa-siapa
aku hanya penggemar keindahan
dari apapun terpancar
biarlah Allah yang menyatukanku
dengan anugerah langit itu
dan kupinang ia dengan hamdalah
karena itulah yang paling pantas
buat kecantikan yang merangkum jagat raya
segala puji bagi Allah pencipta segala keindahan
kesyukuran yang berkunjung di hati.





Pilih Yang Mana?

Pilih Yang Mana?
Alex Iskandar
Pilih Yang Mana?

Malam itu udara sangat dingin. Kanud berjalan membelah malam sepi. Tengah malam itu Kanud ingin menguji nyalinya. Berjalan sendirian ke pemakaman yang gelap. Ia ingin berziarah mendoakan ahli kubur dan mengingat kematian. Suara kresek kakinya menginjak rumput-rumput yang meninggi. Dia tidak peduli dengan ular atau apapun karena ia yakin Allah bersamanya. Suara-suara aneh yang terdengar di sepanjang langkahnya tidak ia pedulikan. Penampakkan setanpun tidak mengurungkan niatnya untuk berziarah. Salam pada ahli kubur ia ucapkan. Lalu melangkah ke makam seorang shalih yang terkenal kewara'annya. Kanud berziarah, berzikir dan berdo'a untuk ahli kubur.

Malam semakin larut dan dingin. Kanud mengigil saat terus berdzikir, dan tiba-tiba datang sesosok kakek tua yang mengenakan surban dan jubah putih sambil memutar-mutar tasbih di tangan. Kanud kaget, jantungnya berdebar cepat. Tapi segera mencair ketika kakek tua itu mengucap salam. "Assalaamu'alaikum cucuku,"
"Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh, kakek ini siapa?" tanya Kanud agak gemetar.
"Kamu tidak usah tahu siapa kakek, cucuku. Kakek cuma mau kasih kamu dua pilihan, nanti kakek doakan kamu. Semoga Allah mengabulkan. Kau ingin Kaya atau ingin Ilmu?" tanya si kakek yang wajahnya bercahaya itu.
Kanud menjawab, "Aku sebenarnya tidak ingin apa-apa kek, Aku hanya ingin Allah swt. meridhoiku dan menjadikanku bermanfaat buat orang lain."
Kakek itu heran dan bertanya lagi, "Lho kenapa kau tak mau jadi orang kaya dan berilmu?"
Kanud menjawab, "Yang kaya dan berilmu banyak kek, tapi yang kaya pelit-pelit dan yang berilmu malah menipu rakyat. Jadi koruptor yang licin. Aku ingin Allah ridho padaku dengan apapun yang bisa aku berikan buat umat. walau hanya satu ayat atau satu perak sedekah."
Si Kakek tersenyum, "Barakallahu fik...hai cucuku. Kau benar. Kakek pamit. Assalamu'alaikum wr.wb."
"Wa'alaikum salam wr wb."
Tiba-tiba si kakek hilang dengan sekejap mata. Kanud pun pulang ke rumah.

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....