
Jangan tanyakan kemiskinan pada orang kaya
jangan tanyakan kemiskinan pada teori apapun
tanyakanlah kemiskinan pada rakyat jelata
kaum lemah
dan orang fakir
tanyakan juga pada gembel gembel dunia
tanyakan kemiskinan pada jerit tangis anak yatim
pada gelandangan yang kedinginan
pada penyakit busung lapar
kemiskinan bukanlah kemauan mereka
tapi dunia memang telah kejam
bukan sejatinya dunia
tapi penghuninya yang serakah
tak peduli tak simpati
tanyakan nasib perih ini pada sang miskin
ia hanya menjawab kami tak tahu apa apa tentang kemiskian
yang kami tahu hanya merasakannya
jeritan kami tak lagi di dengar
orang-orang hanya mementingkan diri sendiri
berjuang demi kepentingan dirinya saja
tak ada di ruang hatinya nasib kami
biarkan mereka berkoar dan berteriak dengan dalih membela rakyat
tapi nyatanya hanya memperkaya diri
korupsilah tujuan mereka
hati mereka telah kering dari hujan tangis kami
kami hanyalah anak tangga yang diinjak injak
bila sampai tujuan mereka membuang kami
kami mengeluh dan menangis
tapi yang mereka dengar hanya hiruk pikuk yang menyebalkan
kami putus asa mengeluh pada para pemimpin
dan berlari ke rumah-rumah Tuhan
mengadu akan kezaliman yang sistematis
bilakah cinta telah pergi dari hati sang pemimpin
nerakalah tempat kami di dunia ini
uang rakyat dikeruk untuk memperkaya diri
sedang urusan kami selalu tak digubris
bila telah kering air mata si miskin
biarlah nanti mereka akan merasakannya pula
entah masa depan
atau di alam keadilan Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar