
Alex Iskandar.com Catatan Kecil Kertasku
Dalam hidup ini aku berusaha untuk menuliskan sedikit saja dari potret hidup yang kualami. aku tak dapat menuliskan semuanya. Karena kelemahanku dalam menafsirkan hidup yang kompleks. ada banyak peristiwaa dan fenomena yang tak dapat aku rekam dan tak kutulis. betapa banyak bahan yang tak tergarap dalam harianku. Dan aku akan berusaha dan berjuang sedikit demi sedikit. Banyak peristiwa yang bahagia dan perih dalam hidupku. mataku melihat setiap hari dan hatikupun selalu merenungkan dan merasakan gerak kehidupan. Aku pernah bertanya-tanya dalam hati, apa arti hidup dan kehidupan ini. ada senang dan sedih, aku terenyuh melihat seorang ibu tua yang memanggul tampah dikepalanya dan berdagang keliling kampung dan pasar. aku menatap wajah-wajah sendu dan putus asa. aku melihat tangis dan penderitaan. aku melihat kerja keras dan kemalasan. semua ingin aku tulis dalam tiap detiknya. tapi aku tak mampu. Aku belum memiliki kemampuan malaikat roqib atid.
Aku menyerukan dan menyemangati teman dan adik-adik kelasku dan saudaraku untuk bangkit dari tidur panjang ini. bangkit dari keterpurukan ini. tapi begitulah perjuangan, tak segampang membalikkan telapak tangan. Aku tak tahu akhir dari perjuanganku membangkitkan dan berbagi pengalaman dengan kawan-kawan. Yang kutahu adalah terus bergerak dan terus menulis walau dua baris. Beberapa kali hatiku patah arang dan depresi dalam perjuangan. dengan ujian dan cobaannya. terkadang tenggelam dalam kelemahan. tapi aku berusaha bangkit dan melangkah terus. aku berbincang dengan kawan-kawan dan bertukar pikiran. mendengar keluhan dan perasaan orang kecil dan berusaha mendidik anak yang membutuhkan pencerahan. Aku ingin membangkitkan pemuda dari kelalaian. Tujuan hidup dan perjuangan. aku pun bertanya-tanya kenapa muslim begitu sulit tuk bangkit. Kenapa iluminati begitu berkuasa. Media begitu besar kekuatan dan kekuasaannya dalam mencuci otak penguna (user). Kebangkitan dan perjuangan kita baik dunia islam atau Indonesia membutuhkan kebangkitan serentak dari segala bidang dan segala aspek kehidupan. Hidup kita harus bermakna. dan aku akan menyesal jika meninggal dalam keadaan tak meninggalkan apa-apa untuk generasi esok. Dan pada akhirnya, aku berdoa untuk kebaikan kita semua, semoga Allah swt. memberi keberkahan pada hidup kita. dengan meninggalkan warisan yang berharga pada anak cucu kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar