Senin, 31 Maret 2014

Jin Ifrith Itu Besar

Alex Iskandar


Diantara keunikan Indonesia ialah begitu banyaknya setan-setan dengan beragam jenisnya. Sejauh yang saya ketahui tentang dunia kesetanan banyak sekali daftar nama-nama setan di Indonesia. Indonesia sebagai bangsa yang memiliki peradaban yang besar sejak lama hingga kini banyak keunikannya. Hasil riset asal-asalan saya selama ini, jika dibandingkan dengan negara lain kita memiliki setan yang banyak, makanya perdukunan di Indonesia ini subur. Bahkan dukun di Indonesia tidak puas hanya punya setan dan jin yang asli lokal. Mereka mengambil pula, setan-setan yang lebih besar dari negara lain. Negara kita punya setan dengan jenis Batara Karang, Batara Kala, Buto kala, Siluman Ular, Siluman Anjing, Siluman Komodo, dan jenis siluman binatang yang lain. Ada pula kuntilanak, sundel bolong, pocong, Barong, Leak, Buto ijo, Buto sejagat, Genderuo dan masih banyak lagi. Mereka terdiri dari dua jenis jin, ada yang memang keturunan jin asli dari Iblis, ada pula yang berasal dari jin qorin. contohnya kalau ada anak gadis mati bunuh diri atau wanita mati penasaran karena dizholimi maka ia menjadi kuntilanak atau sundel bolong dan pocong. Orang sakti yang memiliki ajian ilmu karang qorinnya menjadi Batara karang, jasad orang tersebut biasanya jadi jenglot. Ini yang gentayangan jin qorinnya, yang biasanya ditarik sama dukun untuk dijadikan pesuruh.

Yang asalnya keturunan iblis itu seperti ifrith, batara kala, dan genderuwo. Kalau Dewi Kwan Im, Dewa Zeus, Krishna dan Bima itu asalnya manusia yang baik dan sakti yang dijadikan dewa. Padahal mereka adalah qorin. Kajian tentang ilmu ghaib ini masih jarang yang meneliti dan tahu. Biasanya dukun-dukun saja yang mendalami ataupun wali-wali ahli kasyaf yang mengerti akan ilmu ghaib. Di era Modern ini, ironisnya, masyarakat kita banyak yang meminta bantuan kepada dukun-dukun yang sebenarnya dilarang agama. Makanya kita diperintahkan untuk mendalami tauhid. Bahwa Tuhan kita Allah yang berhak disembah dan dimintakan pertolongan. Kita harus berhati-hati dengan orang yang mengaku ustadz dan kiai tapi membuka praktek perdukunan. Jika ia ulama sungguhan, maka ia tidak akan mau untuk membuka praktek untuk nyantet orang. Melakukan kezaliman dengan dunia gaib. Memperdayakan jin untuk diperintah membunuh orang. Membuka aura atau memasang susuk untuk kecantikan dan kewibawaan itu sebenarnya menggunakan jin seperti kuntilanak dlsb. Bahkan lucunya, Banyak sekali dukun atau orang yang mengaku ustadz dan kiai yang memiliki Jin Ifrith yang konon lebih besar badanya dari jin lokal. Dengan bayaran atau mahar yang jutaan ifrith itu diperintahkan untuk membunuh orang yang biasanya lawan bisnis atau orang yang dibenci.

Jin ada yang muslim dan ada yang kafir.
Menurut pengakuan jin ifrith, ia dibaiat iblis untuk tidak masuk Islam. Tapi dengan kekuasaan Allah ia bisa masuk Islam setelah kalah tarung dengan manusia yang sholeh dan ikhlas. Dan ifrith bisa menjadi tentara Allah di alam gaib. Ifrith ini lebih besar dibanding jin lokal. Jika Buto sejagat setinggi awan, maka jin ifrith bisa lima kali lipat besarnya dibanding Buto sejagat. Dukun di Indonesia ada yang melakukan umroh padahal menangkap ifrith di arab. Dengan umpan apel jin, setelah datang ifrith itu disedot dengan keris dan diperdayakan untuk kperluan perdukunan. Masyarakat Indonesia dari masa ke masa tak lepas dengan kemusyrikan ini. Makanya tidak heran kita diguncang dengan beragam bencana. Kita sebagai umat islam mestinya menjauhkan diri dari hal itu. Mengingat dosa kemusyrikan adalah dosa yang tak diampuni.

Dari kezaliman yang tak terlihat mata ini yang sebenarnya banyak dilakukan orang dan bisa dibilang lebih aman dari hukum negara menjadi marak. Saya pribadi mengusulkan adanya undang-undang perdukunan yang memberantas dukun-dukun jahat yang tersebar di Indonesia ini. Pemimpin masa depan saya harapkan untuk concern pada permasalahan ini. Dan mengambil solusi yang terbaik untuk keberlangsungan keislaman di bumi yang kita cintai ini.

Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. bagiNya kerajaan dan bagiNya segala pujian, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Hanya kepadaNyalah aku bertawakkal. Kekuatan Allahlah yang tiada menandingi.

Minggu, 30 Maret 2014

Cinta Berasas Iman dan Taqwa

Ayu Agustin

Cinta Berasas Iman dan Taqwa
Oleh: Alex Iskandar

Kisah cintaku bertabur di angkasa
memenuhi segenap sudut dunia
cerita dari mulut ke mulut
mengabadikan kenangan yang lama terkubur
aku teringat akan kisah cinta kita
saat kau serahkan hati dan dirimu padaku
padahal aku bukanlah pemuda tampan rupawan
aku hanya pemuda yang mencari cinta sejati
walau berbagai gelombang badai menerjang jiwa
ku cari cinta berasaskan iman dan taqwa
kau gadis yang menyentuh jiwa dan nuraniku
kau menggenggam cahaya cinta yang berpendar-pendar
kubawa dan kujaga cinta ini 
dan ku legalkan dengan mendatangi orang tuamu
namun orang tuamu menolak dan menghardikku
ia menganggap aku adalah santri gondrong yang tak pantas denganmu
ia menganggapku kasta sudra kaum rendahan
aku sadar kau orang kaya dan orang tuamu terhormat
dan kuyakin kau tak memandangku dengan mata harta dan tahta
ku yakin dirimu mencintaiku dengan alasan cinta sejati
kini kuyakin tak selamanya cinta sejati harus memiliki
cinta sejati hadir di hati yang penuh cinta
sang kekasih terbayang di pelupuk mata
walau terpisah jauh tujuh benua
setelah lama berpisah dan kau mulai sakit dan memanggil-manggil namaku
orang tuamu bingung dan tergopoh-gopoh mendatangi rumahku
Bapakmu yang pernah mencelaku berandal, kaget dan menyesal
setelah tahu aku keturunan ulama dan terhormat
airmatanya mengalir sambil memboncengku di atas motornya
ia menyesal hanya menilaiku dari penampilan
dan kini sang putri tercinta terbaring sakit
ia kuatir tidak ada kesempatan meminta maaf pada sang anak
sesampai di rumahnya aku berlari dengan air mata mengucur deras
wajah yang jelita itu kini meredup
ku pangku kepalanya yang lemah itu dan ia membuka mata dan tersenyum
orang tuanya meminta maaf dan menyetujui cinta kami
tapi semua telah terlambat
ruhnya hendak pergi
di akhir kehidupannya sang gadis meminta padaku satu permintaan 
Duhai pemuda baik, izinkan aku menyebut namamu di akhir nafasku
agar kubawa cinta ini menjadi saksi di pengadilan ilahi
aku menolaknya dengan derai air mata
duhai cintaku, jangan kau sebut namaku di akhir hidupmu
sebutlah Nama Allah yang akan menyatukan cinta kita
cinta sejati berasaskan iman dan taqwa
cinta yang abadi di surga
Sang gadis jelita itu tersenyum, dan mengucap salam perpisahan
kutunggu kau di sana duhai kasih.
lalu ia  bersyahadat dan pergi
tiba-tiba pandanganku gelap
samudera air mata kerinduan cinta.

(Puisi ini terinspirasi kisah cinta sang guru)

Bang Nadi

Alex Iskandar
Alex Iskandar
Saya berbincang-bincang dengan bang Nadi di suatu siang yang panas. sambil duduk-duduk, bang Nadi menceritakan kehidupannya yang sejak kecil sudah terbiasa susah. Sekolah sering kebanjiran hingga sepatu dikalungkan di leher. Pulang sekolah menggembala kambing dan mencari rumput di sawah. Bang Nadi juga sewaktu bujangan tak malu untuk usaha mengantarkan makanan kering, seperti kerupuk dll. Bang Nadi juga pernah menceritakan pernah berjualan somay di daerah bogor. Pernah juga bekerja diperusahaan konveksi. Kisah sedihnya bang Nadi pernah pulang ke Sukatani kehabisan ongkos. Berjalan berkilo-kilo. di jalan menemukan uang receh yang dipakai untuk naik angkot. Hingga bertemu kenalan sekampung di daerah Jonggol. 

Bang Nadi bercerita panjang lebar tentang perjuangan kuliahnya. Tanah yang dijual orang tuanya untuk biaya kuliahnya. dan keaktifannya dalam berbagai kegiatan yang menunjukkan kegigihannya dalam merubah nasib kehidupannya yang bisa dibilang masih di bawah standar kesejahteraan. Setiap manusia yang terlahir memiliki kekurangan dan kenyang dengan penderitaan, biasanya akan memiliki semangat yang luar biasa dan kemampuan yang orang lain tak punya. Mereka melawan nasib hingga nasib berubah baik. Banyak orang yang susah memiliki semangat kemajuan yang luar biasa, inilah yang diharapkan Indonesia. Bukan susah lalu pasrah menghancurkan hidup dalam kemalasan dan kebodohan. tak ada usaha sedikitpun untuk menjadi manusia unggul di dunia. cukuplah kita terjerembab di lubang kebodohan ini. Jangan siram air garam di atas luka Indonesiaku. 

Puisi Alex Iskandar Nenek Pengemis

Puisi Nenek Pengemis

Riska Fadhilah
Puisi Nenek Pengemis
Nenek tua itu berbaju merah
dengan kain di selendangkan
ia terlihat kurus dan coklat
tersiksa lapar dan terbakar siang
debu jalan akrab di hidung dan kulitnya
mengemis di trotoar jalan
mengharap uang receh untuk makan
tak jarang wajah-wajah angkuh si kaya
melirik dengan jijik padanya
hari-hari bisu
mentari hanya melotot marah
betapa negeri ini dimiskinkan
si nenek tak bersuara
hanya menedengkan wadah plastik
mengharap kemurahan saudaranya
raungan knalpot kendaraan menghardik
ribuan kesombongan disaksikan
ketidakpedulian dan kejamnya zaman
entah uang receh itu ia pergunakan untuk makan semua
atau mungkin ada oknum yang meminta jatah
kerasnya kehidupan bagi nenek tua itu
kemanakah anak dan cucu tercinta
apa si nenek sebatang kara.
aku hanya membisu menyaksikan jutaan kemiskinan
yang mendekati kekufuran
kemanakah uang rakyat mengalir?
kenapa masih banyak yang miskin.
aku ngeri melihat ribuan potret kehidupan ini.
kakiku telah banyak melangkah
dan debu-debu ini bercerita.
bahwa setelah kesengsaraan ini, akan terbit harapan
lahirnya pemimpin yang adil
yang mensejahterakan bumi
aku menunggu hingga esok,
atau mungkin tahun depan
atau akhir abad ini.
mungkin juga setelah kumati.

Wanita Sholehah Perhiasan Dunia

Ayu Agustin

Wanita Sholehah Perhiasan Dunia
Sobar adalah seorang suami yang ditinggal pergi isterinya. Setelah pertengkaran yang tak bisa lagi dihindari dan akhirnya perceraian sebagai solusi terbaik, akhirnya Sobar mencari isteri lagi. Isteri yang kedua ini dikira lebih baik. Alangkah kejamnya nasib, ternyata isteri ini diibaratkan membuang kadal dapat buaya. Isteri keduanya ini ternyata seorang yang psikofat, kalau punya keinginan tidak boleh tidak atau harus ada. Pernikahan dengan isteri kedua yang bernama Sarboah ini dikaruniai anak laki-laki satu, namanya Subur. Sobar merasa hidupnya semakin menyiksa, kenapa tidak? bila Sobar pergi untuk usaha mencari nafkah, sang isteri bukan mendoakan yang baik untuk sobar, malah sang isteri ngedumel dan mencurigai suaminya selingkuh, akhirnya tak ada doa yang membawa keberkahan bagi kehidupan Sobar, padahal Sobar tipe lelaki yang setia dan tidak macam-macam. Ia sadar, dirinya tidak tampan, hanya kegagahannyalah yang terkesan dari tubuh kekarnya karena rajin bekerja. Isteri keduanya ini membabi buta, ia selalu curiga dan membatasi gerak usaha sang suami. 

Usaha di rumah pun tak membawa kesejahteraan usaha ternaknya bangkrut dan hidupnya semakin perih. Sobar sudah pasrah kalau memang harus menjadi gembel. Ketika Sobar bertengkar dan isteri pulang ke rumah orang tuanya. Sobar ingin berdamai dan mengajak kembali isteri untuk pulang ke rumah. Ironisnya keluarga sarboah bukannya mendamaikan malah menyetujui minggatnya Sarboah. Sobar marah, dengan kegagahannya ia memperingatkan keluarga sarboah untuk membela yang benar, bukan membenarkan yang salah. Akhirnya keluarganya meminta maaf dan Sarboah kembali pulang. Sobar berharap perlakuannya itu menyadarkan sang isteri dan sedikit merubah wataknya, ternyata tidak. Sarboah semakin menjadi-jadi. Bahkan pernah Sarboah akan mengancam bunuh diri bila disakiti hatinya oleh Sobar. Sebetulnya Sobar sudah tak tahan, tapi sobar berusaha untuk selalu sabar menghadapi isteri yang wataknya keras seperti ini. Kemelaratan hidup sobarpun semakin gawat, ibarat buah si malakama, ia serba salah antara usaha dan menganggur. Apabila keluar ia selalu dicurigai, apabila menganggur di rumah, kasihan melihat anak yang ingin jajan setiap harinya. Sobarpun stress.

Ia pergi dengan ongkos seadanya ke rumah gurunya seorang kiai di daerah Bogor. Ia mengadu dan menangis tentang nasibnya yang belum jua membaik. ia mengharapkan kiranya sang kiai meludahinya atau menempelengnya yang akan menyebabkan mengalirnya keberkahan di dalam kehidupannya. Ketika itu sang Kiai malah menasehati, 

"Addunia mataa' wa khoiru mataa'iha al maratushshoolihah. Dunia adalah perhiasan dan harta kekayaan yang sesungguhnya adalah isteri solehah. Jika kau ingin hidupmu berkah, maka kawinilah wanita solehah yang senang mendoakan suaminya. ingatlah kisah ketika ibrahim datang ke rumah ismail dan melihat akhlak isterinya buruk, Ibrahim berpesan pada isteri ismail untuk mengganti daun pintu rumahnya, dan ismail menafsirkannya untuk menceraikan isteri yang akhlaknya buruk, dan menikahi isteri soleha yang kelak keturuanannya melahirkan nabi yang termulia yakni Nabi Muhammad Saw."

Sobarpun akhirnya pulang dan ingin mencari solusi untuk menceraikan isterinya dengan cara yang baik. 
Semoga kita dapat mengambil setitik pengalaman hidup yang bermanfaat ini. 
Carilah isteri yang sholehah. yang menjadi penyejuk mata.
wallahu a'lam

Jumat, 28 Maret 2014

Puisi Kau Sang Macan

Puisi Kau Sang Macan

Hai orang-orang Indonesia
kau sang macan dunia
kuatkan dirimu dengan penderitaan ini
latih tubuhmu hingga perkasa
terus belajar untuk kejeniusan bangsa
ingatlah, perang adalah strategi
Hai orang-orang Indonesia
majulah laksana Dzul qarnain
dengan semangat keadilan
menyelamatkan dunia
Hai orang Indonesia
pakailah zirahmu dan hunuskan kerismu
di jalan Allah ini
hai orang Indonesia
tegakkanlah keadilan
hancurkan kezaliman
berdirilah dengan tegak dibarisan jihad ini
membela kebenaran
Hai pemuda Indonesia
bangkit dalam perjuangan dahsyat ini
catat namamu dalam daftar pahlawan keadilan
setiap titik perjuangan kita akan menjadi taman surga
jangan mudah putus asa dalam cita cita bersama
Indonesia maju dan sejahtera
baldah toyibah
warobbun ghofur

Selasa, 25 Maret 2014

Puisi Kemiskinan

Puisi Kemiskinan
Alex Iskandar

Jangan tanyakan kemiskinan pada orang kaya
jangan tanyakan kemiskinan pada teori apapun
tanyakanlah kemiskinan pada rakyat jelata
kaum lemah
dan orang fakir
tanyakan juga pada gembel gembel dunia
tanyakan kemiskinan pada jerit tangis anak yatim
pada gelandangan yang kedinginan
pada penyakit busung lapar
kemiskinan bukanlah kemauan mereka
tapi dunia memang telah kejam
bukan sejatinya dunia
tapi penghuninya yang serakah
tak peduli tak simpati
tanyakan nasib perih ini pada sang miskin
ia hanya menjawab kami tak tahu apa apa tentang kemiskian
yang kami tahu hanya merasakannya
jeritan kami tak lagi di dengar
orang-orang hanya mementingkan diri sendiri
berjuang demi kepentingan dirinya saja
tak ada di ruang hatinya nasib kami
biarkan mereka berkoar dan berteriak dengan dalih membela rakyat
tapi nyatanya hanya memperkaya diri
korupsilah tujuan mereka
hati mereka telah kering dari hujan tangis kami
kami hanyalah anak tangga yang diinjak injak
bila sampai tujuan mereka membuang kami
kami mengeluh dan menangis
tapi yang mereka dengar hanya hiruk pikuk yang menyebalkan
kami putus asa mengeluh pada para pemimpin
dan berlari ke rumah-rumah Tuhan
mengadu akan kezaliman yang sistematis
bilakah cinta telah pergi dari hati sang pemimpin
nerakalah tempat kami di dunia ini
uang rakyat dikeruk untuk memperkaya diri
sedang urusan kami selalu tak digubris
bila telah kering air mata si miskin
biarlah nanti mereka akan merasakannya pula
entah masa depan
atau di alam keadilan Tuhan.

Menghidupkan Ilmu

Menghidupkan Ilmu

Alex Iskandar

Usai makan siang, seperti biasa untuk santri baru sepertiku yang masih harus banyak belajar dalam mengejar ketertinggalan, aku belajar menulis di buku dengan mengartikan kitab safinah dengan tulisan arab pegon. Awal-awalnya masih kaku menulis dan lama. Tapi lama kelamaan menulis arab itu asyik juga. Setelah menulis kitab safinah lima baris dengan arti dibawahnya perlafadz arab, kami para santri pemula dibimbing membaca oleh ust. Syukron. beliau membacakan dan menyuruh kami mengikuti. Agar kami lebih lancar membaca kitab arab. Setelah usai, kami berhamburan ke kobong. aku pergi ke kebun yang sepi, untuk membaca ulang apa yang telah kupelajari. aku bertekad untuk menyaingi teman-teman yang sudah mahir membaca kitab. Maklumlah, aku ini dari SMP dan masih awam agama, sedang teman sekelasku rata-rata anak asli daerah pesantren dan anak ustadz, memang ada sih teman yang masih awam sepertiku, tapi ia tidak berusaha untuk mengejar ketertinggalan dan terlihat santai saja, aku tidak suka orang yang tidak punya gretet dalam belajar seperti itu. dan aku tak mau betah-betah tenggelam dalam kedunguan seperti ini. Maka kupikir ada baiknya juga menjauhi orang malas dan berteman dengan buku.

Aku tak dapat menawahan senyum melihat tulisan arabku yang masih jauh bagus dengan tulisan ust Syukron yang bagus sekali khot naskhinya. Aku pun ingin seperti beliau yang tanganya seperti lemas sekali dalam menulis dan tulisannya indah banget. Setiap gerakan spidol hitam yang ia goreskan selalu aku jadikan pedoman menulis, tapi tulisanku yang dibuku itu terlihat seperti ceker ayam... heheheh aku nyengir sendiri. Pelan-pelan ku baca tulisan buruk rupa itu, "Alahmdulillahirobbil 'aalamin, utawi sekehe puji iku tetep kedue Allah kang mengerani wong alam kabeh."
"Kak Hary, dipanggil ust. Syukron." kata Saeful dari samping majlis. suaranya setengah teriak.
aku menutup buku dan berjalan menuju Saeful, "Ada apa ful?"
"Nggak tahu kak, Mungkin ada yang penting." jawab iful sambil menggeleng kecil.
"Ya sudah. Makasih."
"Ya kak. sama-sama." Iful pergi ke arah kobong.
Aku berjalan lewat belakang majlis lalu ke kobong para ustadz, yang mana disitu ust Syukron beristirahat. Kuketuk pintu. Dari dalam suara ust Syukron mempersilahkan masuk.
Kubuka pintu dan kumasuk dengan salam. Para ustadz yang ada di dalam menjawab salam hampir serempak.
"Ada apa ustadz?" tanyaku.
"Kami butuh bantuanmu Hary." jelas ustadz Syukron. "Saya akan mengadakan diskusi agama dengan teman-teman ustadz yang lain. dan kau kami minta untuk menjadi moderatornya. Atau kalau dipesantren dikenal sebagai Raisul barnamij. "Wah, saya belum tentu bisa tad." tolakku.
"Tidak susah kok. Kamu hanya menjadi penengah antara kami bertiga." kata ustadz Fahmi yang terlihat serius sekali wajahnya. "Ya sudah, baiklah, saya akan coba." kataku.
"alhamdulillah, ini adalah salah satu cara untuk menghidupkan ilmu, yaitu dengan membahasnya dalam diskusi." terang ust Ali.

"Baiklah, kira-kira judul diskusinya apa?" tanyaku.
"Bagaimana kalau.....politik kenegaraan.?" usul ust. Ali.
"Wah, keberatan dan terlalu jauh Li, lebih baik yang ringan-ringan dulu." timpal ust. Syukron.
"Bagaimana kalau Semangat ilmu dan Dakwah?" usul ust Fahmi.
Semuanya mengangguk dan aku pun setuju.
"Baiklah, para ustadz yang bergelora, Kita mulai diskusi kita. Anda semua siap?" kataku dengan seringai senyum. Mereka semua mengamibl posisi melingkar atau halaqoh. Dan Diskusipun dimulai....

Penyembah Setan

Penyembah Setan

Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa!

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam, agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu.

Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar diantara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?

Inilah (neraka) Jahannam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.

Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.  (Yasin: 59-64)

Para orang kafir penyembah setan mendapatkan hardikkan yang luar biasa dari Allah swt. Mereka yang telah berlumur dosa dengan penyembahan dan kemusyrikannya pada setan dipersilahkan dengan segera untuk memasuki neraka Jahanam. Mereka memasukinya karena dulu mengingkarinya. Mereka yang tak percaya akan ancaman jahanam dan mendustakan ayat Allah akhirnya sampai pada neraka itu. Penyesalan karena telah menjadikan setan sebagai teman dan tak menjadikannya sebagai musuh membawa petaka yang teramat besar, yakni Neraka Terdalam.

Ayat-ayat Allah ini, hendaklah kita renungkan dengan dalam. Mentafakkuri atau merefleksikannya terus menerus. Dan selanjutnya kita melihat di zaman ini, siapa saja yang telah menjadi penyembah setan, berapa banyak mereka yang tertipu oleh setan itu. Sudah berapa orang yang tersesat di jalan setan. Menjadikan mereka teman dan saling tolong menolong. Siapakah diantara kita yang telah berbuat jahat kepada saudaranya dengan bantuan setan. Apakah setan itu berbentuk jin, atau setan itu merasuk di dada dan fikiran jahat kita. Sudahkah kita mengamalkan ayat Allah dalam keseharian kita. Atau mungkin kita sudah tak pernah tahu atau tak mau tahu akan bimbingan keselamatan ini. Atau mungkin kita telah berpedoman pada undang-undang setan dan menjadikan kitab suci setan sebagai kitab kita dengan Setan sebagai tuhan semesta alam. Astaghfirullaha 'azhim.

Mari saudaraku, kembalilah kepada Allah dengan qolbun salim, hati yang bersih dari menyembah kepada yang lain. Tidak dunia, tidak manusia, dan tidak pula setan. Laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah.


Senin, 24 Maret 2014

Berfikir Positif

Berfikir Positif
Alex Iskandar

Dalam menyikapi kehidupan, kita terkadang lebih dominan memandang yang negatif. Simbolnya diletakan pada mata kita sebagai alat untuk melihat, putih mata kita sebetulnya lebih banyak dari pada hitamnya. Tapi kita memandang dengan yang hitamnya. Hitam mata yang dikedepankan dan itu yang menjadi realita kehidupan kita. Kita memandang orang dengan penuh curiga, hanya melihat sisi hitam seseorang, dan dihantui akan rasa takut yang belum tentu akan terjadi. Padahal putihnya kehidupan lebih banyak pada ciptaan Allah. Seluruh makhluk adalah penyembah Allah, semua makhluk bertasbih, alam dalam kepatuhan pada Robb, malaikat lebih banyak ketimbang iblis, manusia lebih banyak yang baik, dan Rahmat Allah mendahului siksanya, kebaikan dilipat gandakan 10 dan kejahatan dibalas setimpal, dan Tuhan kita Allah swt adalah Tuhan yang Maha Baik dan Maha Indah. Contoh mudah, ibu kita sangat baik pada kita. Tapi kita sering memandang hidup dalam kehitaman dan kegelapannya.

Ingatlah firman Allah yang mengatakan, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Jangan bersedih Allah bersama kita, Allah bersama orang-orang yang sabar.

Intinya, berpikirlah positif dalam hidup. Selalu bersemangat mengejar harapan dan cita-cita. Bekerja keras dengan ceria dan banyak menebar senyum. Wamaa arsalnaaka illa rahmatan lil 'aalamiin. tiadalah kami utus kamu melainkan sebagai rahmat untuk semesta alam. Dengan semangat itu hendaklah kita selalu optimis akan cerahnya masa depan dunia. Dan saya yakin di setiap hati makhluk Allah pasti ada yang namanya CINTA, dan cinta inilah yang menjadikan perdamaian dunia menjadi dambaan setiap insan yang akalnya sehat.

Berpikir Positif akan menjadi tenaga yang luar biasa untuk selalu dinamis dalam hidup. Kedinamisan itu akan membangun dan menyemarakan dunia. Dengan sehatnya fungsi otak dan hati yang ada pada manusia akan melahirkan output yang baik. Karena itulah kita dianjurkan untuk menjaga hati, agar bersih dari segala penyakitnya. Hati yang lapang dan penuh cahaya akan menjadikan pemiliknya selalu dalam bahagia. Bila di hati kita penuh dengan sifat hasud, iri dan dengki serta segala penyakit yang lain, dunia yang luas akan terasa sempit, susu akan terlihat seperti darah, dan senyum tulus saudara kita akan disalah tafsirkan sebagai pengejekan. Orang yang hasud tidak bisa melihat kebaikan, dia buta akan jasa orang lain dan hikmah segala peristiwa, atau bisa dibilang mata hatinya buta. Alangkah sengsaranya orang yang hidup dalam lingkaran hasud ini. Ia tak senang bila saudaranya lebih kaya darinya, ia tidak suka dengan kemiskinan yang memuliakan saudaranya, hatta, ia tidak puas dengan kematian saudara pesaingnya. Dia akan selalu mencari lawan dan musuh yang baru jika musuh yang satu sudah dibereskan. Ia akan sibuk dengan kekurangan orang lain dan melupakan dirinya. Tidak menempuh jalan yang sehat dalam kompetisi hidup. Pikirannya akan selalu negatif dan negatif. Kurang dan kurang. Hingga akhirnya tak akan menjadi makhluk yang bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kehidupan dan pasilitasnya. Hasud itu sifat iblis, dan syukur sifat para nabi. Alangkah bodohnya kita menceburkan diri dalam jurang kesengsaraan.

Orang bilang, kesenangan tidak ditemukan pada harta tahta dan wanita jika hati tak pernah bersyukur. Sebaliknya, kesenangan dan kebahagiaan di dapatkan pada kesengsaraan dan penderitaan yang disabari, kenikmatan yang disyukuri dan sifat qona'ah dalam skala apapun pemberian yang diberikan Allah swt kepada kita. Bahasa puitisnya, Kebahagiaan itu terletak dihatimu yang gemar bersyukur atas cubitan dan senyuman sang kekasih. Jika kita insyaf atau sadar bahwa rasa sakit cubitan Allah yang kita terima, karena Allah cinta pada kita, maka cubitan itu akan kita artikan sebagai rasa sayang. Atau Allah memberi kita sebuah kado kenikmatan karena selama ini kita berbakti pada-Nya maka kado itu akan kita terima dengan ucapan terima kasih dan tak mengecewakan sang Pemberi kado dengan menginjak-injaknya. Hidup harus kita pandang sebagai manifestasi Cinta Tuhan. Dan lihatlah, semua yang kita punya adalah hadiah teragung yang Allah berikan, dari pemberian rumah dan isteri serta nafas dan detak jantung. Hiruplah udara pagi dengan bahagia di hati. Ini adalah bukti cinta Allah pada kita. Syukurilah setiap pori-pori dan partikel terkecil dalam tubuh kita. Tingkatkanlah keyakinan pada hati, bahwa Hidup adalah anugerah dan harus kita jalani dengan berpikir positif.

wallahu a'lam...

Renungan Episode Zaman

Renungan Episode Zaman
Alex Iskandar

Aku bertanya-tanya pada hati dan logikaku,
 Kenapa Allah Yang Maha Kuasa menciptakan alam jagat ini?
 Banyak sekali hikmah yang bisa dipetik.
 Dulu alam ini tak ada. Lalu Allah berkehendak menciptakannya.
 Dengan kehendak itu Allah menciptakan segalanya.
 Arasy yang agung, langit dan dunia, malaikat, jin dan manusia.
 Melalui episode-episode yang dilukiskan al Qur'an.
 Allah ciptakan makhluk untuk mengenal-Nya.
 Menyembah-Nya dan berbakti pada-Nya.
 Allah ciptakan Malaikat dari cahaya, Jin dari api, dan Adam dari tanah.
Allah mencintai kekasih-Nya Muhammad.
 Nurnya terpancar.
 Langit ditinggikan,
 Bumi terhampar,
 Surga diindahkan,
 Neraka dikobarkan,
 Malaikat menjadi makhluk yang paling taat,
 Iblis ingkar dan berpaling,
Adam diantara keduanya,
 dibebaskan untuk memilih taqwa dan ingkar.
 Episode kehidupan pun berlanjut.
 Hawa dan Adam tergoda iblis.
Penurunan ke dunia.
 Perjalanan kehidupan berlanjut.
 Iblis berjanji akan menggoda bani Adam hingga akhir dunia.
 Zaman demi zaman berlalu.
 Iblis ingin membuktikan agumennya bahwa Adam dan keturunannya tak pantas disembah hormat,
 karena akan banyak penyembah Iblis.
Allah berfirman, kecuali orang-orang yang ikhlas
Manusia membangun peradaban yang tinggi
Adam sang ilmuwan.
Idris sang penemu
Nuh sang pembuat perahu.
Ibrahim sang pembangun tauhid dan ka'bah
pusat kiblat dunia.
Ismail sang Penyabar dan mengorbankan dirinya.
Bani Israil dibimbing para nabi.
hingga Isa sang pecinta yang penuh kasih sayang.
Manusia tersesat dan semakin jahiliah
Rasul pamungkaspun terbit di padang pasir tandus
tak pernah diperhitungkan dunia sebelumnya
Bayi bercahaya itu lahir di sekitar Ka'bah
Pohon dan batu bersujud
Menjadi al Amin dan dicintai Quraisy
Hingga akhirnya diusir karena mendakwahkan kebenaran
Hijrah membangun madinah
dan akhirnya kemenangan itu datang dan cahaya itu bersinar ke pelosok jagad.
hingga kini sinar itu masih ada.
dan mulai redup kembali
ku tunggu kebangkitan itu datang,
dan kutunggu pendekar tauhid muncul.
tapi zaman menghardikku
jangan hanya menunggu.
kebangkitan itu harus terpancar dari tiap hati orang mukmin.
dan perjuangan itu terus berlanjut dari waktu ke waktu
genggamlah al Quran dan gigitlah petunjuknya dengan gigi geraham
karena setiap abad Mujadid itu ada.
berjuanglah bersamanya.
setiap detik dan nafasmu.
Harapan itu masih ada.
Karena itulah kau terlahir kedunia.
Perhatikanlah mentari terbit dan tenggelam.
siang dan malam.
kelahiran dan kematian.
kejayaan dan kemunduran.
Setiap Zaman mencatat sejarah Sang Pendekar Islam.
Tulislah namamu dalam daftar itu.
sebelum kematian menghapus namamu dalam buku kehidupan.
Belajarlah dari orang-orang yang telah sukses.
mengukir sejarah dengan pahat karya.
Selamat berjuang duhai pendekar.

Qorin yang Menjadi Kuntilanak Dan Batara Karang

Qorin yang Menjadi Kuntilanak Dan Batara Karang

Dalam Islam kita mengenal yang namanya Qorin atau jin pendamping manusia. Jika si manusia itu mati yang tidak sewajarnya, seperti mati bunuh diri atau dibunuh. maka jin wanita itu menjadi kuntilanak. Kalau ruhnya di alam barzakh. Yang jadi kuntilanak adalah qorinnya. Jika orang itu punya ajian Batara Karang yang tidak mempan terkena senjata tajam, maka ketika orang itu mati, maka tubuhnya tak hancur dan menjadi jenglot, ruhnya di alam barzakh sedangkan Qorinnya menjadi raksasa Batara Karang. Limbad adalah salah seorang yang memiliki ilmu Batara karang ini.

Dengan kesaktian manusia yang menjadi dukun, Jin Qorin Kuntilanak dan Batara Karang itu di Kuasai dan diperbudak untuk tugas-tugas jahat seperti menyantet atau membunuh orang tertentu. Si Jin menurut saja perintah dukun walaupun di hatinya enggan. Dengan begitu kemusyrikan merajalela di masyarakat. Para Dukun membuat komunitas atau ikatan dukun. Bila satu dukun dapat obyek nyantet orang, dukun yang lain dapat uang dengan menyembuhkan orang yang disantet. Dengan kongkalikong sama dukun yang pertama. Masyarakatlah yang dipermainkan. Jika para dukun bisa mengkayakan orang. Kenapa coba, mereka pasang iklan di Majalah Misteri dengan tarif sekian sekian. Apalagi dengan titel ustadz dan kyai yang mengutip ayat dan hadits untuk melegitimasi perdukunannya. Kita harus meningkatkan tauhid kita kepada Allah SWT.  Kemusyrikan adalah dosa yang tak diampuni. Belajarlah terus akan agama. Agar kita selamat dunia akhirat.
Iblis, Jin, Ifrith, Batara Karang, Batara Kala, Siwa, Krishna, Arjuna, Genderuwo, Barong, Ganaspati, Leak, Butoijo, Kuntilanak, Sungsang, Longgalongga, Nyi Blorong, Siluman dlsb, semua adalah makhluk Allah yang lemah tanpa izin Allah swt.  Allah-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.

Wallahu a'lam.

Minggu, 23 Maret 2014

Kutipan Bacaan

Kutipan Bacaan

“Indonesia ini adalah negara yang paling unik didunia”. Ki Agus Sunyoto mengawali pemaparannya tentang sejarah Indonesia. “Negeri yang dahulu disebut Nusantara ini bagaikan surga bagi manusia. Kita ambil contoh saja kekayaan alam yang ada di negeri ini. Mulai dari minyak, emas, besi, intan, berlian, uranium dan sebagainya. Negeri ini memiliki semua jenis pertambangan tersebut, tetapi tidak dengan negeri lain yang hanya memiliki satu atau dua jenis saja. Begitu juga dengan hutan di Indonesia, tidak hanya wilayahnya saja yang luas namun juga kayu yang dihasilkan oleh hutan Indonesia adalah kayu yang berkualitas. Salah satu contohnya adalah Kayu Hitam di Sulawesi yang harganya mencapai 90 juta rupiah per 1 kubiknya”.
Karena kekayaan alam yang begitu banyak, maka sejak zaman dahulu semua bangsa ingin mengusai Indonesia untuk dieksploitasi. Itulah sebabnya para penjajah berpikiran bahwa orang Indonesia harus dibikin bodoh, dibikin lemah, dibikin tidak percaya diri dan sebagainya. Proses ini berlangsung sejak bangsa Eropa datang ke Nusantara dalam rangka menjajah bangsa ini. Dibuatlah sistem oleh mereka yang secara pelan-pelan mendidik bangsa ini agar mengikuti cara berpikir seperti yang dimaui oleh orang-orang Eropa. Dan sesuai dengan keinginan mereka, bangsa ini menjadi bangsa yang bodoh. Karena logika berpikirnya mengikuti logika berpikir Eropa.
Sebelum orang Eropa datang ke Nusantara, Bangsa ini sudah sangat maju. Abad pertama tahun masehi misalnya, orang jawa sudah mampu menciptakan kalender Jawa. Berdasarkan perhitungannya, kalender Jawa sekarang memasuki tahun 1947. Jika dibandingkan dengan kalender Hijriyah yang baru memasuki tahun 1431, maka kalender Jawa lebih tua sekitar 500 tahun dari kalender Hijriyah. Kemajuan teknologi manusia Nusantara pun sudah sangat maju. Salah satu contohnya adalah teknologi yang ada di Gunung Padang, manusia Nusantara membangun punden-punden yang berundak-undak menyerupai piramida di Mesir, ketika punden-punden itu diuji karbon ternyata sudah berusia sekitar 11.500 tahun sebelum masehi. Artinya, pada zaman purba orang-orang kita sudah mampu membangun bangunan yang menyerupai Piramid di Mesir. Begitu juga teknologi perkapalan. Kapal-kapal Nusantara saat itu berukuran sangat besar dan panjang. Pada abad ke 2 Masehi, tahun 280M, seorang pegawai bea cukai di China yaitu Wan Zen mencatat kapal-kapal dari selatan ukurannya lebih besar dari kapal-kapal China. Kapal dari selatan itu panjangnya mencapai 200 kaki (sekitar 65 meter) dengan tinggi geldak kapal mencapai 10 meter dan bisa dinaiki sekitar 700 awak kapal dengan total muatan mencapai 10.000 ton. Dan kapal-kapal tersebut dilengkapi teknologi alat penunjuk arah yang disebut “pedoman”, yang kini dikenal sebagai Kompas. Pedoman itu berasal dari kata “dom” (jarum), alat ini ditemukan oleh orang Jawa. Hal ini menandakan bahwa pada zaman purba orang kita sudah menemukan kompas.
Pada tahun 648 M, bertepatan dengan masa kekhalifahan Utsman bin ‘Affan, di kerajaan Kalingga sudah terdapat hukum formal bernama Kalingga Dharma Sastra yang terdiri dari 119 pasal. Kemudian pada zaman Kerajaan Singosari, hukum ini dikembangkan oleh Wisnu Wardhana dengan nama Purwa Digama Dharma Sastra menjadi 174 pasal. Kemudian pada zaman Majapahit, oleh Gadjah Mada dikembangkan lagi menjadi 272 pasal dan dinamai Kutara Manawa Dharma Sastra. Sekalipun bangsa ini berada di antara 2 imperium besar, yaitu China dan India, tidak satupun dari kedua imperium tersebut yang berhasil menaklukan Nusantara.
“Orang Jawa ini mayoritas adalah pelaut, bukan petani”, lanjut Ki Agus Sunyoto. “Pada abad ke 9 masehi, di pelabuhan Sokotra, Somalia, ada seorang Arab bernama Ibnu Lakis mencatat ada 1000 kapal yang berasal dari Jawa yang datang kesana dan menyatakan bahwa mereka sudah melakukan pengembaraan di laut selama satu tahun untuk mencari barang dagangan sekaligus mencari orang-orang Jenggi (negro) untuk dijadikan budak. Menurut Ibnu Lakis, rombongan 1000 kapal tersebut seakan-akan merubah lautan menjadi sebuah kota. Rombongan tersebut kemudian bergerak terus menuju arah selatan, dan tidak pernah kembali lagi”.
Kemudian, ada sebuah pulau besar di sebelah timur benua Afrika, yaitu Madagaskar. Pulau tersebut berdasarkan letak geografisnya yang berdekatan dengan benua Afrika seharusnya warna kulit penduduknya adalah hitam. Ternyata penduduk Madagaskar tidak berkulit hitam, melainkan coklat. Bahasa yang mereka gunakan juga memiliki banyak kemiripan dengan Bahasa jawa. Dan semua orang-orang Madagaskar mengatakan bahwa leluhur mereka berasal dari Jawa. Berdasarkan catatan Ibnu Lakis, pelayaran orang Jawa juga mencapai ke perairan Pasifik. Dari sinilah sejarah kepulauan Hawai dikenal. Hawai menurut basanya berarti: Pulau Padi. Ketika ditanyakan kepada penduduk Hawai, dimanakah Pulau Padi tersebut, mereka tidak tahu. Menurut penelitian antropologi, cara berhitung orang Hawai itu mirip dengan Bahasa Jawa, yaitu : esa, dua, telu, pat, limo, nem, pitu, wolu, sanga, sedasa. Kita tahu bahwa ini adalah hitungan dalam Bahasa Jawa. Hal ini menandakan bahwa bangsa Nusantara saat itu sangatlah besar. Itu sebabnya mulai zaman kuni kita mampu membangun peradaban, membangun Borobudur dan sebagainya. Bangsa Nusantara sangat makmur, mampu melakukan perdagangan dengan transportasi laut. Zaman dahulu, tidak diperlukan izin yang sulit apabila ingin melakukan perdagangan ke luar negeri, ketika kembali dari perjalanan perdagangan tersebut, pemerintah kemudian memeriksa kekayaan yang dimiliki oleh si pedagang, baru kemudian dipungut pajaknya. Orang-orang Nusantara secara postur tubuh sangatlah kecil, namun penjelajahan perdagangannya mencapai ke China, India, Persia sampai di kepulauan Malindi, Somalia.
Perubahan keadaan ini berawal ektika orang-orang Eropa mendengar bahwa harga rempah-rampah dan emas asal India sangat mahal di jalur perdagangan sutera. Kemudian orang Portugis melakukan pencarian Negara India, pertama kali dilakukan oleh Colombus yang ternyata justru kesasar menuju Amerika. Kemudian Vasco da Gama pada tahun 1498M berhasil mencapai kepulauan India dan berlabuh di Kalikut. Ternyata Vasco da Gama tidak menemukan rempah-rempah, emas dan yang lainnya yang menjadi tujuan utama penjelajahan mereka. Hingga akhirnya, Vasco da Gama berhasil menemukan sebuah kepulauan di sebelah timur India dan di kepulauan tersebut terdapat semua barang-barang yang dicari oleh Vasco da Gama tadi. Orang-orang Portugis menyebut kepulauan itu sebagai Estada Indian (India Timur). Sejak saat itu wilayah Nusantara disebut sebagai India Timur. Ketika Belanda datang, mereka kemudian mendirikan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) Persekutuan Dagang India Timur. Begitu juga dengan Inggris, mereka menyebut wilayah Nusantara sebagai EIC (East India Company).
Semua bangsa Eropa menyebut bahwa Nusantara adalah India Timur, namun orang Jawa sebagai penduduk asli Nusantara tidak pernah menyebut wilayah ini sebagai India Timur melainkan sebagai Nusantara Jawa. Orang-orang Belanda kemudian diberi sebutan oleh orang-orang Jawa yaitu “Kumpeni”, sebutan ini berasal dari kata Company, yaitu pedagang. Penduduk asli Nusantara menanggap bahwa orang-orang Belanda ini adalah pedagang, bukan penjajah apalagi penguasa. Tetapi orang-orang Belanda menganggap bahwa wilayah ini adalah Negara mereka, kemudian terjadi berbagai perlawanan-perlawanan dari penduduk Nusantara terhadap Belanda.
Belanda melakukan berbagai usaha untuk melemahkan orang Nusantara, mulai dari penundukan kerajaan-kerajaan, penyebarluasan opium, candu dan sebagainya. Dari situlah kemerosotan kepintaran orang-orang Nusantara berawal. Dan sekolah merupakan salah satu keberhasilan mereka dalam menundukkan Nusantara. Belanda begitu detail merancang doktrin-doktrin hingga tiap kata sampai istilah-istilah yang digunakan untuk menyebut orang Indonesia. Sehingga ketika bangsa ini mencita-citakan kemerdekaan, mereka bingung mau menamai apa Negara ini. Belanda menyebut Negara ini sebagai Netherland Hindi (Hindia Belanda). Naskah-naskah sebelum kemerdekaan semuanya menyebut wilayah ini dengan sebutan Hindia.

Sabtu, 22 Maret 2014

Puisi Indonesiaku

Puisi Indonesiaku
Alex Iskandar

Negeri yang indah
zamrud katulistiwa
kaya suku bangsa
budaya dan karya
Negeri surga
subur makmur aman sentosa
murah senyum penuh cinta
muslim terbesar dunia
jadi harapan seluruh dunia
bangkitlah negeriku
bangkitlah bangsaku
dari sabang sampai merauke
Indonesiaku Indonesia
bersatu padu
menyongsong cahaya
sampaikan pada dunia
salam dari Indonesia

Jumat, 21 Maret 2014

Debat Kanud dan Ateis

Debat Kanud dan Ateis

Debat Kanud dan Ateis

Pagi itu Kanud didatangi khodim Mbah Musa. Kanud diminta untuk menghadap Mbah untuk tugas penting. Kanud langsung menghadap. "Ada apa Mbah?" tanya Kanud.
"Mbah dapat undangan dari Pak Bupati Prayogo, ada seorang ateis yang datang dari Papua yang sangat ahli berdebat. Para ulama telah berhadapan dengannya tapi kalah argumen dan kewalahan menghadapi orang tak percaya Tuhan itu. Mbah memintamu untuk menghadapi orang itu yang namanya Krostalin. Ia asal Rusia dan telah lama di Papua dan mempelajari Indonesia secara intens. Jadi Mbah kira kamu bisa melawannya." terang Mbah Musa.
"Apa Mbah yakin saya yang masih bocah ini bisa menghadapinya?" tanya kanud lagi.
"Ya anakku. Mbah yakin. Berangkatlah dan mintalah pertolongan Allah." kata Mbah Musa.
"Baik Mbah, mohon doanya."
"Barakallahu fi uluumik."
"Aamiin..." Kanud pergi dengan kendaraan yang dipersiapkan pemerintahan Pemda itu. Sampai di ruang debat yang luas dan dihadiri oleh ratusan ulama dan para muballigh Kanud masuk dengan penampilannya yang sederhana dan masih terlihat ingusan. Kanud mendekati Pak Bupati dan menyampaikan surat Mbah Musa yang mengirimnya untuk berdebat. Pak Bupati agak ragu, tapi dengan kepercayaan Mbah Musa yang terkenal sangat alim itu, akhirnya Pak Prayogo mempersilahkan Kanud untuk memulai perdebatan. Krostalin keberatan dengan lawan debatnya yang masih bocah itu.
"Pak Bupati, Saya datang dari jauh ke sini untuk berdebat dengan orang-orang pintar dan cerdas dari orang Islam daerah sini. Masa saya harus melawan anak kecil model kaya gini? saya keberatan. Panggil saja guru bocah ini untuk debat dengan saya."
Kanud angkat bicara dengan lantang mengatakan, "Pak Bupati saya juga keberatan berdebat dengan orang yang nggak punya otak seperti dia."
Krostalin marah besar dan mencak-mencak, "Pak Bupati, berani-beraninya dia menghina saya di depan umum seperti itu. Hei bocah tolol, kamu jangan sembarangan ya kalau bicara. Kalau kau memang pintar, buktikan kalau Tuhan itu ada."
Kanud menunjuk-nunjuk si ateis itu, "Hei Ateis, kamu yang tolol dan dungu serta nggak punya otak."
"Pak bupati, tolong anak ini segera disingkirkan dan dihukum karena telah menghina saya." pinta Krostalin.
"Maaf pak Bupati," kata Kanud, "Saya tidak menghina dia tapi saya baru memulai perdebatan. Hei Krostalin, jika kau punya otak, maka buktikan kalau otakmu itu ada!"
"Ya tidak bisa lah, kalau saya menunjukkan otak saya, saya mati dulu." kata Krostalin.
Kanud menyambut, "Begitu juga Allah hei ateis, Allah itu ada dan tidak bisa dibuktikan wujud-Nya. kecuali kau harus mati dulu. Adanya alam ini bukti adanya Tuhan."
Krostalin terdiam, merasa terjebak dalam permainan logika Kanud. Dan kanud dinobatkan sebagai pemenang. Orang-orang yang hadirpun bersorak sorai dengan kemenangan bocah itu.

Puisi Pancaran Cinta

Puisi Pancaran Cinta



Puisi Pancaran Cinta

Oh Cinta yang terpancar
pada wajah segar berseri
senyummu laksana bunga
menyegarkan hati
pesona tak terkata
dalam balutan Cinta
Ketakwaan dan keimanan
itulah yang membuatku terpesona
dirimu anugerah surga
ilham puisi sang pujangga
mendendangkan lagu-lagu
perhiasan dunia
wanita sholeha dambaan jiwa
Oh kau yang mengibarkan jilbab anggun
libas takwa
tersenyum bak bidadari
penuh kerelaan dan akhlak budi
Oh kau pancaran cinta di hati
sanubariku berteriak, miliki ia
kujawab, aku malu pada gemilang cahayanya
aku malu pada surga
ia anugerah terindah dunia
penebar kedamaian
kesejukan wajahnya dinginkan qalbu
aku malu dan tak mampu meminang bidadari itu
biarlah sang pencipta menghadiahkannya padaku
dan menjodohkanku
aku tahu diri
aku bukan siapa-siapa
aku hanya penggemar keindahan
dari apapun terpancar
biarlah Allah yang menyatukanku
dengan anugerah langit itu
dan kupinang ia dengan hamdalah
karena itulah yang paling pantas
buat kecantikan yang merangkum jagat raya
segala puji bagi Allah pencipta segala keindahan
kesyukuran yang berkunjung di hati.





Pilih Yang Mana?

Pilih Yang Mana?
Alex Iskandar
Pilih Yang Mana?

Malam itu udara sangat dingin. Kanud berjalan membelah malam sepi. Tengah malam itu Kanud ingin menguji nyalinya. Berjalan sendirian ke pemakaman yang gelap. Ia ingin berziarah mendoakan ahli kubur dan mengingat kematian. Suara kresek kakinya menginjak rumput-rumput yang meninggi. Dia tidak peduli dengan ular atau apapun karena ia yakin Allah bersamanya. Suara-suara aneh yang terdengar di sepanjang langkahnya tidak ia pedulikan. Penampakkan setanpun tidak mengurungkan niatnya untuk berziarah. Salam pada ahli kubur ia ucapkan. Lalu melangkah ke makam seorang shalih yang terkenal kewara'annya. Kanud berziarah, berzikir dan berdo'a untuk ahli kubur.

Malam semakin larut dan dingin. Kanud mengigil saat terus berdzikir, dan tiba-tiba datang sesosok kakek tua yang mengenakan surban dan jubah putih sambil memutar-mutar tasbih di tangan. Kanud kaget, jantungnya berdebar cepat. Tapi segera mencair ketika kakek tua itu mengucap salam. "Assalaamu'alaikum cucuku,"
"Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh, kakek ini siapa?" tanya Kanud agak gemetar.
"Kamu tidak usah tahu siapa kakek, cucuku. Kakek cuma mau kasih kamu dua pilihan, nanti kakek doakan kamu. Semoga Allah mengabulkan. Kau ingin Kaya atau ingin Ilmu?" tanya si kakek yang wajahnya bercahaya itu.
Kanud menjawab, "Aku sebenarnya tidak ingin apa-apa kek, Aku hanya ingin Allah swt. meridhoiku dan menjadikanku bermanfaat buat orang lain."
Kakek itu heran dan bertanya lagi, "Lho kenapa kau tak mau jadi orang kaya dan berilmu?"
Kanud menjawab, "Yang kaya dan berilmu banyak kek, tapi yang kaya pelit-pelit dan yang berilmu malah menipu rakyat. Jadi koruptor yang licin. Aku ingin Allah ridho padaku dengan apapun yang bisa aku berikan buat umat. walau hanya satu ayat atau satu perak sedekah."
Si Kakek tersenyum, "Barakallahu fik...hai cucuku. Kau benar. Kakek pamit. Assalamu'alaikum wr.wb."
"Wa'alaikum salam wr wb."
Tiba-tiba si kakek hilang dengan sekejap mata. Kanud pun pulang ke rumah.

Bencana Atas Izin Allah

Bencana Atas Izin Allah
Alex Iskandar
Bencana Atas Izin Allah

Awan gelap bisa saja menjadi hujan deras dan menenggelamkan kita
tapi tidak terjadi tanpa izin Allah
Angin bisa saja menggulung taman dan rumah kita
tapi tidak terjadi tanpa izin Allah
Air laut bisa saja meluap dari benua Hindia menyapu kita
tapi tidak terjadi tanpa izin Allah
Gunung-gunung bisa saja meletus dan membakar kita
atau negeri kita ditebalikkan hingga tamatlah kita
tapi tidak terjadi tanpa izin Allah
Allah begitu sayang kepada kita
tapi kita begitu tak sudi mengingat kebaikan-Nya
Nabi Adam as. diturunkan dari surga karena satu dosa
tapi kita ingin masuk surga dengan ribuan dosa.
Astaghfirullahal 'azhim....
Ya Allah rahmati kami....

Rahasia Nama Muhammad saw.

Rahasia Nama Muhammad saw.
Alex Iskandar
Rahasia Nama Muhammad saw.

Muhammadurrosulullah, walladziina ma'ahu asyiddaau 'alal kuffaari ruhamaau bainahum.
Muhammad utusan Allah, dan orang-orang yang bersamanya itu keras terhadap orang-orang kafir dan saling berkasih sayang sesama mereka.

Muhammad saw. adalah utusan Allah yang menjadi khotimunnubuwah atau penutup kenabian. Pemungkas para nabi dan rosul, yang menyempurnakan agama Allah di bumi. Muhammad saw. adalah nama yang paling populer di dunia dan di akhirat. Karena beliau adalah kekasih Allah yang nama beliau begitu dekat bersanding dengan nama Allah pada kalimat tauhid.
Laa ilaaha illAllah Muhammadur rasulullah.

Ada rahasia nama Muhammad saw. dalam simbol ibadah kita. Nabi Isa as. sudah memberitahukan kepada kaumnya akan datangnya seorang Rasul yang namanya Ahmad atau di Arab Muhammad saw.
Nama Ahmad berarti yang paling terpuji. terdiri atas 4 huruf Alif Ha Mim Dal. Alif kalau anda tuliskan berbentuk seperti orang yang berdiri sholat, ha kecil jika diperhatikan seperti orang yang ruku' dan Mim jika kita perhatikan seperti orang yang sujud, serta Dal seperti orang yang tahiyyat. Kesimpulannya manusia yang bernama Ahmad ini banyak melakukan sholat. Di hadits dikatakan beliau sampai kakinya bengkak karena terlalu lama sholat. Nah, kalau nama sebenarnya yang dikenal oleh kita yaitu Muhammad, diawali dengan MIM, maka Mim itu berbentuk orang yang sujud.


Dan terakhir kalau kita gambarkan dan tulis dengan khot arab, maka jika dibalik tulisan Muhammad akan berbentuk orang yang sujud. Dan inilah model Insan Kamil atau manusia sempurna yang menyembah Tuhannya.
Fasjuduu lillaahi wa'buduu.
Maka sujudlah kepada Allah dan beribadahlah(al Qur'an)
Gambar dibawah ini bisa anda perhatikan..



Semoga ada manfaatnya....







Rahasia Lafadz Allah

Rahasia Lafadz Allah
Alex Iskandar
Rahasia Lafadz Allah

Allah adalah Tuhan semesta Alam. Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. Jika kita perhatikan secara seksama dan cermat. Terdapat rahasia Lafadz Allah yang menjadi ismul a'zhom atau nama yang agung atau nama yang paling Agung ini. Allah dalam bahasa Arab terdiri atas 4 huruf. Alif Lam Lam Ha. Kalau kita perhatikan ternyata Lafadz Allah membentuk simbol ibadah orang Islam. Alif seperti orang yang berdiri shalat. Lam yang pertama dan yang kedua seperti orang yang duduk tahiyat awal dan akhir. Dan huruf Ha-nya seperti orang yang ruku' dalam shalat. Jadi bisa kita simpulkan bahwa ketika kita shalat, kita sedang menuliskan lafadz Allah pada tubuh kita. Tubuh kita menulis nama yang paling Agung yakni Allah swt.

Perhatikan gambar di atas!

Subhanallah wabihamdihi subhanallahil'azhim.


Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya sholat itu berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu'.
Jangan percaya kepada saya, percayalah kepada Allah. Karena saya mungkin hanya mengada-ada dan hidayah hanyalah milik Allah. Bukan datang dari saya. Saya cuma berbagi...
wallahu a'lam.








Kamis, 20 Maret 2014

Guru Tingkat Tinggi

Guru Tingkat Tinggi
Alex Iskandar
Guru Tingkat Tinggi

Kanud belum merasa puas dengan ilmu yang selama ini ia pelajari. Semangat belajarnya begitu menggebu dan berkobar laksana api unggun di tengah upacara pramuka. Ia ingin mencari guru yang wejangannya tingkat tinggi, yang akan menambah keimanan dan ketakwaannya kepada Allah swt. Ia bertanya kepada ustadz Sulton, dimanakah adanya orang yang zuhud dan sholeh serta arif. Ustadz Sulton memberitahukan di Kampung Karang Bahagia ada seorang abid yang hidupnya sangat wara' dan zuhud. Beliau hidup seorang diri di gubuknya, dan banyak para kyai yang belajar padanya dan meminum telaga hikmahnya.

Kanud lansung berkemas untuk menemui sang guru tersebut. Hatinya berdebar-debar. Rasa penasarannya memuncak. Langkah kakinya bertambah cepat dan akhirnya sampailah ia ke kampung yang dituju. ternyata gubuk itu ada di tengah kebun yang jauh dari penduduk lain. Sang guru ini hidup jauh dari keramaian. Ketika sampai ke depan gubuk yang mirip saung atau pendopo itu, Kanud langsung tercengang, sudah banyak orang yang kumpul di situ. Para kyai dan orang-orang tua. Ia mengucap salam dan menyalami jamaah yang ada di situ. Setelah ia duduk, para jamaah berdiri melihat kehadiran sang guru arif ini. Berebut menyalaminya dan Kanud pun menyalami sang Guru. Nama Guru arif ini adalah Mbah Musa, seorang kakek yang sudah memutih jenggotnya dan keriput kulitnya, tapi terlihat masih gagah dengan kharisma yang kuat. Para jamaah dan kanud kembali duduk. Mbah Musa langsung memberikan wejangannya pada jamaah.

"Wahai ghulam, lakukanlah secukupnya dalam urusanmu. Engkau adalah hamba yang lari dari tuan-Nya. Kembalilah kepada-Nya. Bersimpuhlah kepada-Nya. Patuhilah perintah-Nya. Hindarilah larangan-Nya. Terimalah ketetapan-Nya dengan sabar dan setia. jika yang demikian itu telah sempurna, sempurnalah penghambaanmu kepada Tuhanmu dan kecukupan dari-Nya akan datang kepadamu. Bukankah Allah telah mencukupi hamba-Nya. Jika benar penghambaanmu kepada-Nya, Dia akan mencintaimu, bahkan kuatlah cinta-Nya di hatimu. engkau akan merasa damai bersama-Nya dan dekat dengan-Nya, engkau tidak lagi merasa susah, dan engkau tidak perlu mencari teman selain Dia. Engkau ridha kepada-Nya dalam semua keadaan, meski bumi menyempit dan pintu-pintu tertutup bagimu, engkau tidak akan marah, engkau tidak akan datang ke pintu lain selain pintu-Nya, engkau tidak akan memakan makanan selain makanan dari-Nya. Engkau akan bertemu dengan Musa as. dimana Allah swt berfirman, Dan kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusuinya. Allah, Tuhan kita Azza wa Jalla menyaksikan segala sesuatu, hadir pada segala sesuatu, memeriksa segala sesuatu, dan dekat dengan segala sesuatu. Engkau tidak mungkin bebas dari-Nya. Tidak ada keingkaran setelah makrifat. Celaka kamu, kamu mengenal Allah lalu mengingkarinya. Janganlah engkau berpaling dari-Nya, sehingga kamu tidak mendapatkan kebaikan sama sekali. Bersabarlah bersama-Nya. Jangan sabar berpisah dari-Nya.Tidakkah engkau tahu bahwa orang yang bersabar itu akan berjaya. Demikianlah akal ini, mengapa tergesa-gesa? Allah swt. berfirman, Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu, dan tetaplah bersiap siaga dan bertawakkallah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Banyak ayat al Qur'an yang membicarakan tentang kesabaran. di dalam kesabaran terkandung banyak kebaikan dan kenikmatan, bahkan pembalasan yang baik, karunia dan kedamaian di dunia dan akhirat. Engkau harus bersabar, karena engkatu telah melihat kebaikan itu di dunia dan kelak di akherat. Kiranya engkau perlu berziarah kubur dan mendatangi orang-orang shalih serta melakukan kebaikan. Maka sungguh, urusanmu akan menjadi beres. Janganlah engkau seperti orang-orang yang apabila sehat tidak mau melaksanakan, jika mendengar tidak mau mengamalkan. Hilangnya agamamu karena empat hal, Pertama, engkau tidak mengamalkan apa yang engkau ketahui. Kedua, justru engkau melakukan apa yang tidak engkau ketahui. Ketiga, engkau tidak mau mempelajari apa yang tidak engkau ketahui sehingga engkau tetap bodoh. dan keempat, engkau mencegah orang dari mempelajari apa yang tidak mereka ketahui.
Ambillah wejanganku ini, semoga engkau dijadikan kekasih Allah swt.
Robbanaa aatina fiddunya hasanah wafi akhiroti hasanah waqinaa 'adzaabannaar. "

"Aamiin....." suara jamaah mengamini. Kanud menangis. Betapa wejangan ini begitu dalam dan penuh hikmah. Setelah bersalaman dengan sang Guru sambil menangis haru. Kanud pamit pulang untuk mengamalkan wejangan sang guru sejatinya itu.








Refleksi Badan

Refleksi Badan

Refleksi Badan

Innaa kholaqnaakum min dzakarin wa untsaa waja'alnaakum syu'uubawwaqobaaila lita'aarofuu. Inna akromakum indallahi atqookum.

Sesungguhnya kami menciptakan kalian dari jenis laki-laki dan perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, untuk saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah diantara kamu adalah yang paling bertakwa.

Sebelum kita mengenal orang lain, kenalilah diri kita sendiri. 'Arofa nafsah. mengenali alam mikrokosmos. Betapa Allah menciptakan manusia dalam ahsani taqwim, sebaik-baik bentuk. Memiliki potensi yang luar biasa dan mencakup rumus alam semesta, Allah menciptakan segalanya ini karena manusia sempurna atau insan kamil yang bernama Muhammad, laulaaka laulaaka maa kholaqtul aflaak, jika bukan karena kau (Muhammad saw.) jika bukan karena kau, tidak kuciptakan alam semesta. Penciptaan manusia adalah esensi penciptaaan jagad buana. Betapa kita kelelahan dalam merefleksikan atau mentafakkuri diri kita sendiri. Betapa agungnya dan canggihnya teknologi yang ada pada diri manusia, yang mempunyai talenta segala makhluk.

Dalam diri kita, terdapat unsur alam semesta, dari tanah, api, air dan udara. Dalam diri kita terdapat potensi untuk iman dan kafir, taat dan maksiat, ingkar dan syukur, malaikat dan iblis, cahaya dan gelap, dan masih banyak lagi. Dalam diri kita ada ruh dan akal. sifat-sifat binatang dan sifat-sifat setan. Saking super canggihnya dan kemampuan super power makhluk yang namanya manusia, sampai Allah swt. mengangkat kita sebagai khalifah fil ardh, pengganti Tuhan di bumi. Pengolah dan Pembangun peradaban dunia. Dunia ini diciptakan untuk mengabdi pada manusia, dan semua makhluk ditundukkan untuk manusia. Dengan bekal akal yang Allah titipkan kepada kita Allah memberikan kepada kita untuk mengolah dunia ini hingga sampai taraf yang sangat tak masuk akal. Kita bisa berjalan di darat, laut dan udara. Kita bisa mengetahui berita dunia yang jauh hanya dengan menonton di tv atau internet. Kita menemukan temuan-temuan yang sangat luar biasa. Bahkan manusia pertama Adam as. adalah simbol pengetahuan seluruhnya, Allah telah mengajarkan kepada Adam as. Asmaa'a Kullahaa, nama-nama semuanya. Dan malaikatpun tunduk hormat pada makhluk yang namanya manusia.

Al insaanu mahallul khothooi wannisyaan. Manusia tempatnya salah dan lupa. Selain potensi memori yang luar biasa pada otak manusia, kita juga diberikan potensi untuk salah dan lupa. Inipun hikmah tersendiri dari manusia, betapa sengsaranya jika manusia mengingat semua peristiwa yang menyedihkan sepanjang waktu, mengingat terus pengalaman yang tidak mengenakkan, tidak bisa melupakan kesalahan orang lain. Atau jika manusia tidak pernah salah, maka manusia itu akan besar kepala dan sombong dan tak akan pernah bersujud dihadapan Allah menangis merengek memohon ampunan-Nya.

Kullu syai'in hikmatun, segala sesuatu ada hikmahnya. Allah azza wa jalla menciptakan rambut kita hitam untuk menyerap panas dari mentari dan melindungi kepala kita, serta menjadi mahkota yang indah. Allah azza wa jalla menciptakan kening kita untuk tempat sujud dan menambah kebagusan wajah. Allah menciptakan alis kita untuk menghalangi keringat dan air yang menetes dari kening. Allah menciptakan mata kita yang bisa melihat dengan leluasa, di lengkapi dengan selaput mata agar bisa berkedip dan melindungi mata dari kemasukan barang asing, dan juga bulu mata yang menjadi magnet debu. Selain menambah ketampanan dan kecantikan. Allah menciptakan hidung kita menghadap kebawah agar tidak kehujanan, melubanginya dengan dua lubang agar masih ada cadangan bila yang sebelah filek. Jika dua-duanya mampet, masih ada mulut tempat bernafas, walau tak lagi bisa merasakan bau. Allah swt. menciptakan mulut lengkap dengan komponen-komponennya, dengan 2 bibir yang indah, lidah dan gigi yang tertata. Lidah untuk berbicara, gigi untuk mengunyah dan bibir untuk menutup lidah dan gigi agar tidak kekeringan. Bibir pun banyak fungsi yang kita semua sudah tahu.

Allah swt. menciptakan tangan kita dua dengan kehebatannya. segala pekerjaan kita hampir semuanya adalah tugas tangan. dengan sendi-sendi dan urat syarafnya, pekerjaan yang menjadikan manusia makhluk kreasi, dari membuat perabot rumah, hingga membangun gedung-gedung raksasa. Allah menciptakan kita dua kaki dan fungsinya mengantar kita kemana kita pergi. Menjadi fondasi badan yang kokoh dan kuat. dengan rahasia arsitektur Maha Pencipta yang agung. Dengan kaki yang kuat itu, manusia mampu berdiri tegak diatas bumi. Belum kita merefleksikan organ tubuh yang tak terlihat seperti fungsi jantung, dan peredaran darah yang kerjanya tidak bisa kita atur secara sadar. Kita juga harus mentafakkuri panca indra kita. Bagaimana kerjanya? Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya dan Maha Besar Allah dengan segala Karya-Nya. Betapa lemahnya kita dalam menghadapi diri kita sendiri yang terdapat di dalamnya Nafsu ammaroh, Nafsul Lawwamah, dan Nafsul Muthmainnah. Belum kita mengenal Hati dan berbagai rahasianya.

Intinya untuk kita menuliskan segala hikmah yang terdapat dibumi ini, kita membutuhkan tujuh samudera untuk dijadikan tinta, seluruh ranting pohon untuk dijadikan pena, dan itupun belum cukup untuk menuliskan keagungan-Nya. Kita memerlukan para pemuda cerdas yang siap menjadi intelektual untuk menemukan kembali hikmah yang hilang dari orang islam. Hikmah itu adalah barang hilang orang Islam, dimana saja kau menemukannya maka ambillah. dengan kembali menemukan semangat dan jatidiri kita sebagai orang Islam yang penuh hikmah, maka insya Allah akan kembali kebangkitan dunia Islam Timur.

man 'arofa nafsahu faqod arofa Robbahu.
Barang siapa mengenal dirinya maka ia mengenal Tuhannya.


Salah satu lirik lagu Indonesia Raya ialah:
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
untuk Indonesia Raya.


Refleksi jiwa dan badan untuk kebangkitan Indonesia Raya.





Rabu, 19 Maret 2014

Sehat itu Mahal

Sehat itu Mahal
Alex Iskandar
Sehat itu Mahal

Sehat lebih mahal dari emas
lebih mahal dari perak
lebih mahal dari intan dan berlian
sehat lebih mahal dari dunia ini
apalah artinya harta bertrilyun-trilyun bila terbaring sakit
kita akan membeli kesehatan itu dengan segala yang kita punya
dan siap menjadi gembel walau harta habis
demi hidup yang indah
apalah arti harta dunia bila mati
karena itu manfaatilah waktu sehat sebelum datangnya sakit
hidup sebelum mati
Hidup itu anugerah
maka syukurilah






Sarbini Nyantri

Sarbini Nyantri

Sarbini Nyantri

Sarbini baru satu minggu nyantri, setelah kenal dengan teman-teman barunya dan kegiatan di pondok pesantren sudah aktif, ia ingin mengejar ketertinggalannya dalam kemahiran membaca kitab dengan mengaji langsung pada ustadz di pesantren yang sudah mumpuni ilmunya, ngaji langsung dihadapan ustadz ini namanya netek atau talaqqi. dengan menenteng kitab Awamil, sarbini mengetuk pintu kobong sang ustadz dan menyodorkan kitab tipisnya sambil bersila.
"Kang, ajarin saya ngaji kang." kata Sarbini.
"Hayuk..." jawab ustadz Sarinto
"Gimana kang caranya?" tanya Sarbini.
"Coba kamu baca semampu kamu.!" Perintah ustadz Sarinto.
"Nggak bisa kang, huruf arabnya gundul, yang gondrong aja bacaan saya blepotan." kata Sarbini melas.
"Ya sudah, akang baca, kamu syakalin ya! terus artinya kamu tulis dibawah lafadz arabnya. kalo bisa nulisnya pake huruf arab pegon. biar gampang bacanya." terang ustadz Sarinto.
"Baik kang, saya akan lakukan." kata Sarbini sambil mengangguk faham.
"Bismillahirrohmanirrohim...I'lam annal 'awaamila finnahwi mi atu 'aamilin.....
Kelawan nyebut asmane Allah kang maha welas ingdalem dunia tur kang maha asih ingdalem akherat. Weruha sira, setuhune sakehe amil ingdalem ilmu nahwu iku seatus amile..." ustadz Sarinto membacakan kitab awamil. Sarbini menulisnya dengan teliti, lalu diperintahkan untuk membacanya berulang-ulang hingga hafal. setelah hafal baru dibacakan makna yang selanjutnya.

Dua halaman sudah Sarbini mengaji pada ustadz Sarinto, setelah ditutup dengan wallahu a'lam bishshowab, Sarbini pamit ke kobongnya dan mencium tangan sang ustadz. ia berjalan menyusuri pinggir majlis atau aula mengaji yang besar, ia melihat ada santri yang tadarusan dipojok majlis dan ada juga yang sedang membaca rawi dan sholawat. Menjelang Ashar itu pun ia mendekati segerombolan santri yang sibuk menempelkan tulisan mereka di mading pesantren. Ada juga yang serius membaca koran harian yang terpampang di situ. Ia membaca sebuah puisi yang tertempel di mading yang bertuliskan..

Dalam Gelora Hati
Karya: Sarimin

Aku disini mencari cahaya
Hidayah yang berkilau
menerangi tujuh benua dan tujuh samudera
menembus tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi
Belajar untuk kejayaan masa depan
dibakar gelora hati perjuangan
aku santri yang kecil
mencoba untuk meneriaki dunia
membangun kembali reruntuhan peradaban
menegakkan keadilan dan meruntuhkan kezaliman
aku disini untuk menggali sumur ilmu
hingga kudapatkan pancaran air kehidupan yang tak pernah kering
untuk kesejahteraan kaumku
untuk menyemikan kembali harum bunga
berbagi cinta di dalam gelora hati pengabdian
untuk dunia dan bekal akhirat nanti


"Luar biasa...." kata Sarbini. "aku pun ingin berbagi ilmu, jika ku pulang nanti ke kampung halaman"lanjutnya.
Sarbini bertolak ke kobong dan membaca kitab-kitab yang telah dikaji dengan suara lantang. ditemani Sarimfa teman sekelasnya yang juga kuat membaca kitab 1 jam tanpa henti. Mereka berlomba dalam kebaikan. Untuk menjadi pemimpin dunia di masa mendatang. Sarbini sering menantang kepintaran temannya untuk mengambil ilmunya dengan bertanya macam-macam. Etos kerja pesantren adalah salah satu harapan bangsa di masa depan. Tapi, sudahkah pemerintah memperhatikan dunia pesantren dan melestarikannya?







Brosman Penyanyi Dangdut

Brosman Penyanyi Dangdut

Brosman Penyanyi Dangdut

Sejak kecil, Brosman ingin menjadi penyanyi dangdut terkenal. Setiap ngangon kambing di sawah kering berumput atau di tanggul kampungnya ia selalu berlatih bernyanyi. Puluhan lagu ia hafal dan suaranya sangat merdu. Di siang hari ia berteduh di bawah pohon suren yang rindang di pinggir kampung, sambil memantau kambing-kambing gembalaannya, ia duduk bersandar sambil bernyanyi.

"Kalau hanya untuk mengejar laki-laki lain
buat apa sih benang biru kau sulam menjadi kelambu.
Sementara kasih sayang yang kuberikan
engkau anggap tuk membayar hutang cinta yang kupinjam
kalau belum lunas, mengapa tak menagih lagi."

"Woy! brisik." terdengar suara Mahmud dari belakang Brosman. Ia teman ngangon yang sering usil bila Brosman asik bernyanyi.
"Ah kau ini mahmud, nggak boleh orang senang saja. aku kan lagi latihan." cetus Brosman. Mahmud nyengir ngledek.
"Latihan sih latihan Bro, tapi tidak di tengari bolong kaya gini. Suaramu memang merdu, tapi kalo lagi panas kaya gini, aku jadi bringsang tau." Mahmud sewot.
"Biasa aja dong. Suara aku, mulut mulut aku. ngganggu aja."
"Iya emang itu mulutmu Bro, tapi kan aku juga punya kuping. Jangan seenak perutmu dong. Kalo mau jadi penyanyi terkenal, ya manggung atuh di dangdut hajatan orang. kalo di sini nggak ada pendengarnya, paling kodok sama balang sangit. hahaha." Mahmud terbahak.
"Iya, nanti deh aku nyumbang lagu di dangdutan. Makanya aku latihan biar bisa terkenal kaya Bung Haji Roma Irama, atau penyanyi dangdut lain. hahay..." Brosman optimis.
"Kamu jangan mimpi di siang bolong begini Bro, ingat satu hal. Bahwa orang itu melihat wajah sang penyanyi. Bukan suaranya. nah wajahmu saja itam jelek begini. siapa yang mau dengerin. aku aja nggak. hahaha" Mahmud ngakak lagi. Brosman melotot marah. Ia bangun dari duduknya dan menunjuk Mahmud.
"Kamu jangan matahin semangat aku ya Mud, aku akan buktikan kalau nanti aku akan jadi penyanyi terkenal."
"Maaf Bro, jangan gampang tersinggung donk. aku kan cuma ngasih nasehat. Silakan deh kau kejar cita-citamu. aku sebagai teman dukung-dukung aja. Tapi ingat, jangan menyanyikan lagu lagu yang tak bermoral. yang mengusung sikap yang tak baik, baik untuk bangsa dan agama. jadilah penyanyi yang juga dai, seperti Haji Roma. Nada dan Dakwah, Bukan nada dan dada. hehehehe..." Mahmud cengengesan.
"Hahaha, bisa aja kau Mud, iya udah, aku akan menjadi penyanyi dai yang akan menjadi Raja dangdut yang menjunjung tinggi nilai moral negara kita, bukan hanya asal nyanyi. apalagi dengan goyang yang tak pantas dan mengumbar aurat. Bernyanyi untuk persatuan dan kebangkitan bangsa seperti Iwan Fals yang liriknya suara rakyat jelata."
"Boleh-boleh..... siiiip deh. Kalo aku mau gantiin KH. Zainuddin MZ ah. Aku akan latihan ceramah di depan rumput-rumput menghijau, dan jamaah lain. Wahaaaaai saudara-saudara kodok yang saya hormati... hahahah"
Brosman terpingkal-pingkal melihat tingkah mahmud yang gokil itu...












Selasa, 18 Maret 2014

Kanud Mencari Kiong

Kanud Mencari Kiong

Kanud Mencari Kiong

Karena itik peliharaan Kanud banyak, maka ketika matahari sepenggalah Kanud bergegas ke sawah dengan menenteng ember hitam, ia berangkat mencari Keong untuk pakan itik-itiknya. Dengan bertelanjang kaki alias nyeker, ia melewati petak demi petak sawah yang padinya baru setinggi betis. Matanya ke kanan dan ke kiri mencari keong emas yang bersuka ria di lumpur dan air keruh. Ketika menemukan sawah yang banyak terdapat keong emasnya, Kanud turun ke sawah dan memunguti keong-keong yang lapar memakan daun padi yang masih muda. Lumpur yang Kanud pijak cukup dalam, hampir melewati betisnya. Terkadang Kanud terhuyung-huyung karena licinnya lumpur dan lemas tubuhnya karena belum sarapan. Dengan semangat ia mengutip satu demi satu keong yang ada di sawah itu. Yang membuatnya senang biasanya banyaknya keong pada jalannya air di galengan yang bocor. Terkadang kanud mengumpat-ngumpat ketika memungut keong yang sudah mati dan cangkangnya kosong. "Sial, keong bau busuk." atau terkadang Kanud tertipu dengan pandangannya sendiri ketika ia melihat keong dan ia pungut lantas ternyata hanya tanah yang menggumpal yang mirip seperti keong. "Kurang ajar, dikira keong ternyata tanah. Fatamorgana sawah, mungkin karena aku terlalu terobsesi cari keong. Kupret bener dah." Kanud ngomel sendiri seperti orang gila.

Kanud terus menapaki petak demi petak dan hampir ember hitamnya penuh dengan keong ukuran besar kecil. Semakin terasa berat tangannya menenteng ember dan matahari semakin meninggi menyengat wajahnya yang coklat. Keringatnya bercucuran membasahi kaus hitam belelnya. Kolornya mulai kotor oleh lumpur-lumpur sawah yang terpercik. Di beberapa tempat Kanud menginjak kulit keong, hingga telapak kakinya terasa perih. Tapi itu sudah biasa, ia yakin inilah salah satu hukumannya karena telah menjadi predator keong demi usaha itiknya. walau masih SD Kanud senang membantu orang tuanya berternak itik. Langkah demi langkah sampai lah kanud ke kalenan, atau kali kecil. Ia lihat kalenan itu agak kering, dan banyak tenggakan ikan dipermukaannya. Kanud nyengir kuda dan menuangkan semua keong di embernya ke pojok sawah. dengan gesit dan sigap Kanud membuat bendungan yang kokoh dari lumpur. Dan seperti kesetanan ia menimba kalenan itu hingga kering, dan menangkap ikan-ikan yang terkapar kekeringan dilumpur, memasukkannya keember dan diisi kembali dengan keong. "Lumayan, buat makan siang. alhamdulillah." gumam Kanud.

Kanud berjalan pulang dengan langkah cepat. sampai di rumah ia siangi ikan dan keong itu lalu memberi makan itiknya dengan daging keong yang dicacag. dan membakar ikannya untuk dimakan. Kanud bersyukur walaupun hidup dikampung yang notabene susah cari uang tapi masih banyak keberkahan di dalamnya. Kanud bercita-cita ingin menjadi orang besar yang bisa suatu saat nanti menyekolahkan anak-anak miskin seperti dia. Kanud ingin suatu hari menjadi pengusaha yang dermawan dan kaya. Walau mungkin itu hanya hayalan kosong belaka. Kanud selalu optimis, ia berprinsip, orang besar terlahir dari penderitaan.








Pengembara Cinta

Pengembara Cinta
Alex Iskandar
Pengembara Cinta

Aku pengembara dunia
sejak dulu merangkak dan berjalan kaki
dari kampung ke kampung
berjumpa dengan kerikil debu dan batu
meminum air dari sungai bening
mandi di kali yang keruh
menatap indah cakrawala
mendaki gunung dan menuruni lembah
didampingi mentari dan rembulan
bercerita pada bintang-bintang
kakiku lecet dijalan jauh ini
terus melangkah bertemu ribuan wajah
berbagi cerita dengan teman-teman
berkawan dengan ribuan makhluk
guruku ribuan dan tak terhitung
karena aku murid alam semesta
aku belajar pada gunung, sungai, orang, binatang dan yang hidup maupun yang mati
aku sang pengembara cinta
mencari cinta dalam cinta
dan aku tak peduli apa kata dunia
aku pengembara cinta
mencari guru sejati dan cinta sejati
aku belajar memahami hidup yang sebentar ini
dari hasud iri dan dengki
aku belajar dari senyum bunga yang segar
atau duri semak belukar
aku belajar lewat mata, telinga dan hati
akan kompleksnya persoalan
akan lautan ilmu yang dalam
kembara cinta yang sepi
menyanyi dalam gelap malam
berusaha mengabdi dan berbagi dengan para kekasih
di gubuk reot dunia.
mencari cinta.











Alex Iskandar.com Ujian Hidup itu Jadi Lecut Hati

Alex Iskandar.com Ujian Hidup itu Jadi Lecut Hati
Alex Iskandar
Alex Iskandar.com Ujian Hidup itu Jadi Lecut Hati
Kita sering menghadapi berbagai macam problema hidup, dan terkadang hingga kita stress dan merasa terpuruk. Padahal itu mungkin yang terbaik buat kita menurut Allah, karena dengan ujian itu kita tambah dewasa dan tambah kuat. Atau mungkin ujian demi ujian yang kita hadapi menjadi pengingat bahwa tujuan hidup kita di dunia ini bukanlah pada harta, tahta dan wanita. Tujuan yang sesungguhnya adalah mengabdi pada Allah swt. hingga sering kali kita dikecewakan dengan dunia. Terkadang kita membenci sesuatu, padahal itu yang terbaik buat kita. Kadang kita mencintai sesuatu padahal itu buruk buat kita. Kesejatian segala sesuatu itu yang tahu hanya Allah, kita sebagai makhluk yang lemah tidak tahu itu.
Alangkah indahnya jika kita jadikan berbagai penderitaan dan kesengsaraan hidup yang kita alami sebagai cambuk hati, untuk terus bangkit dari keterpurukan, berusaha kembali setelah kegagalan, menyandarkan segalanya pada yang mengatur alam, dan selalu berusaha dan berdoa kepada Allah swt. yang Maha kuasa atas segala sesuatu. Selama ini kita melihat umat Islam dalam ketertinggalan dan dilecehkan, mungkin kita diperintah untuk terus berusaha dengan segala upaya untuk kembali bangkit dan mengisi sejarah dunia dengan keringat dan darah kita. Setelah gelap terbitlah terang, dan beserta kesulitan ada kemudahan. Sunnah Allah yang berlaku diantaranya adalah perputaran kejayaan dimuka bumi. Berganti dan berganti. yang kaya bisa miskin dan yang miskin bisa menjadi kaya. Berbagai ujian yang selama ini kita hadapi insya Allah akan menjadikan kita lebih kuat dan lebih mampu memanggul kejayaan dimasa mendatang. Tinggal kita menunggu saat yang ditetapkan Allah untuk mengangkat kita kembali dari lumpur kehinaan ini. Dengan terus menyirami tanah subur negeri kita dengan keringat dan darah perjuangan. Dan kita tak boleh berputus asa hingga cita-cita terlaksana. Tidakkah kita tahu bahwa iblis saja tidak pernah menyerah menggoda hingga akhir hayat manusia. dengan ribuan jalan dan usaha. hendaknya kita ambil semangat dan pantang menyerahnya iblis. Kita manusia adalah makhluk yang dimuliakan Allah dan kita memiliki potensi yang luar biasa. Api semangat dan perjuangan tak boleh padam untuk terus maju berlomba dengan waktu. Tiada kenikmatan melainkan setelah bersusah payah. Kecapean dan kelelahan yang kita rasakan selama menanam benih padi kejayaan akan kita tuai di masa mendatang, butuh waktu dan proses yang panjang untuk menjadikan Indonesia matang. Persatuan harus terus kita jalin untuk kekuatan yang tak tertandingi dan seluruh rakyat Indonesia harus ikut andil dalam kebangkitan Indonesia baru ini,
Ujian yang dihadapi baik pada individu dan negara serta dunia sekalipun harus menjadikan kita lebih bijak dalam menghadapi persoalan yang semakin berat ini. Itulah karenanya kita diwasiatkan oleh Nabi untuk belajar hingga akhir hayat. Belajar untuk memahami dan mengerti setiap gerak kehidupan yang penuh dengan hikmah ilahi ini. Tak selamanya kita dalam gelap dan tak selamanya kita dalam bencana, badai pasti berlalu maka bersabarlah bersama Allah. Mungkin Allah sedang mendidik kita menjadi manusia Robbani. suka benci, sedih senang, siang malam, gagal dan sukses semua adalah warna warni dunia ini, yang menjadikan hidup indah dan penuh arti. Duhai bangsaku, fahamilah....
wallahu a'lam








Alex Iskandar.com Orang Hebat

Alex Iskandar.com Orang Hebat

Alex Iskandar.com Orang Hebat

Begitu banyak orang-orang hebat yang telah hidup di dunia ini. Mereka mengukir sejarah dengan tinta emas. Mereka memiliki mental dan semangat baja, tak kenal lelah dan tak kenal putus asa dalam perjuangannya. Mereka menjadi pelopor diberbagai bidang dan menjadi inspirasi buat orang lain. Mereka memiliki jasa yang terus dikenang hingga akhir dunia, dan mereka dikenal dengan kerja keras yang luar biasa. Mereka memiliki kekuatan yang sangat luar biasa dan mereka menguasai dunia dan mengaturnya. Banyak sekali nama-nama orang hebat dalam daftar sejarah dan nama-nama itu seakan abadi.

Kita kenal dengan para nabi dan Rasul, sejarah mereka terus kita baca dari waktu ke waktu. Kita pun kenal dengan para pejuang dan para raja yang ikut andil dalam menegakkan keadilan dunia. Kita mengenal pula para ulama dan para penulis yang karena karyanya nama mereka tetap dikenal. Kitab-kitab mereka masih menghiasi perpustakaan kita dan kita kepayahan membaca kitab mereka yang berjilid-jilid tebal. Mereka memang hebat dan luar biasa. Menghabiskan umur dengan aktifitas menulis dan berjuang dari masa ke masa. Walau mereka telah wafat berabad-abad yang lalu seakan mereka tetap hidup disekitar kita.

Kita kenal dengan Imam Nawawi yang setiap harinya menulis satu buku kecil. Hingga karyanya banyak sekali, dan beliau telah menikah dengan ilmu. Imam Syafi'i pembaharu dunia keilmuwan syariat yang membangun madzhab yang besar, menguasai banyak ilmu dan jadi kebanggaan umat Islam. Imam Ahmad sang pengumpul hadits dan penghatam al Qur'an 7000x dalam hidupnya. Imam Malik sang pencinta Rasulullah saw. yang tak berani menaiki kuda di Madinah dan sering berjumpa Rasul dalam mimpi. Imam Hanafi sang ahli ibadah dan cerdas 40 tahun sholat subuh dengan wudhu shalat isya, menghabiskan malam dengan ibadah dan ilmu. Mereka orang hebat dan luar biasa, kerja keras mereka luar biasa dan derajat mereka sulit kita kejar. Banyak orang hebat yang lain yang menghiasi dunia ini, mereka akrab dengan penderitaan dan perjuangan. Mereka adalah orang-orang yang sulit didapati tandingannya. Jika kita ingin menyamai mereka, maka kita pun harus melakukan hal yang luar biasa seperti yang mereka lakukan. Menjadikan mereka idola dalam hidup dan mengikuti napak tilas mereka dan jejak perjuangan mereka. Kita tidak bisa mendapatkan derajat mereka dengan santai dan berpangku tangan menunggu emas turun dari langit. Butuh keberanian untuk menjadi orang besar dan hebat.

Senin, 17 Maret 2014

Alex Iskandar.com Biarkan Aku Menulis

Alex Iskandar.com Biarkan Aku Menulis

Alex Iskandar.com Biarkan Aku Menulis

Biarkan aku menulis
tentang dunia ini
tentang derita
tentang Cinta
biarkan aku berkarya
walau tak berharga
biarkan aku berekspresi
walau basi
bairkan aku menulis tentang apa saja yang kubisa
karena hanya ini yang kupunya
ilmu ku tak punya
kebijaksanaan ku tak ada
hanya inilah yang kupersembahkan
untuk orang-orang yang kusayang
biarkan aku salah
untuk belajar benar
Biarkan aku menulis
walau tanpa prestasi
biarkan aku berteriak
dalam huruf-huruf bisu
berimajinasi akan dunia indah
di malam yang hitam
di kabut putih
di awan gelap
biarkan aku bercerita tentang segenap dimensi
menyanyikan lagu bulan
dan berdendang musik alam
biarkan air jernih mengalir
dan burung berkicau
acuhkan saja bunga yang mekar
atau lempar senyum dermamu pada bintang
yang memutar galaxy semesta
cakrawala yang tak terhitung dan debu-debu towaf
pasir yang halus memutih dipantai hati
diterpa ombak biru
biarkan sang kepiting berlari
mengejar angin
biarkan alam lestari dan peliharalah
biarkan aku menulis
walau tanpa inspirasi
biar kugoyang pena di atas panggung dangdut buku
biarlah semua berjalan apa adanya
walau tak disuka
biarkan cinta suci bersemi
di taman hati ini.







Alex Iskandar.com Huruf Alif dan Satu

Alex Iskandar.com Huruf Alif dan Satu
Alex Iskandar
Alex Iskandar.com Huruf Alif dan Satu

Huruf Alif
Renungan tauhid.
Alif berbentuk lurus berdiri
seperti Orang shalat
simbol agama tauhid
mirip angka satu
baik romawi, latin, arab dan bahasa yang lain
Alif huruf pertama asma Allah
bunyi A pada Alif atau abjad Indonesia
Alif gambaran shirothol mustaqim, jalan yang lurus
Agama hanif yang lurus
hablumminallah, hubungan vertikal dengan Allah
Alif keesaan
Hidung berbentuk alif lurus
Rasulullah hidungnya laksana alif
Ilah atau Tuhan diawali huruf Alif
Alif Allah
Alif Arrohman
Alif Arrohim
Alif Alhamdulillah
Alif Lam Mim
Alif Lam Roo
Luruslah seperti alif dalam hidup dan mati
Alif istifham bermakna apakah?
carilah tahu akan segala sesuatu dengan bertanya.
Alif Al Awwal
Alif Al Akhir
Kenalilah Tuhanmu yang satu
Laa ilaaha tiada Tuhan, berarti 0
Illallah kecuali Allah, berarti 1
kemajuan angka digital dari rumus 01
Alif sama dengan 1
1 bulan
1 mentari
1 bumi
1 Tuhan
Hanya Allah saja
1 kepala
1 kening
1 hidung
1 dagu
1 leher
1 mulut
1 lidah
1 leher
1 dada
1 pusar
1 perut
1 kelamin
1 dubur
1 saluran pencernaan
1 cinta simbol kesetiaan
Tiada Tuhan selain Allah yang Esa

Wallahu a'lam bishshowaab, hanya Allah yang tahu kebenarannya.





Minggu, 16 Maret 2014

Alex Iskandar.com Jengis Khan Imperium Asia Yang Hebat

Alex Iskandar.com Jengis Khan Imperium Asia Yang Hebat
Alex Iskandar
Alex Iskandar.com Jengis Khan Imperium Asia Yang Hebat

Orang zaman ini terkagum-kagum dengan hebatnya Adolf Hitler yang menjadi pemimpin hebat jerman perang dunia ke 2. Mereka mengagumi gelegarnya. Seakan halilintar yang dahsyat. dan seakan tak ada pemimpin besar yang lain yang menyamainya. Mereka terkagum karena Adolf Hitler begitu dekat masanya dengan zaman kita. padahal, dibalik pemimpin Jerman Eropa itu, ada pemimpin yang lebih besar lagi yang menginspirasi ide-ide Hitler dalam imperium dunianya. Ia adalah Jengis Khan, Imperium Asia yang hebat.
Jengis Khan sejak kecil sudah terdidik dengan kerasnya kehidupan. bahkan kulitnyapun sudah tak terasa lagi terkena percik api unggun. Ibunya selalu membesarkan hati Jengis Khan kecil bahwa bangsanya adalah bangsa yang hebat, melebihi suku-suku lain. dan Jengis Khan pun menjadi pemuda yang gagah perkasa. Bahkan ia membunuh saudaranya karena berebut binatang buruan. Ia besar dengan keyakinan yang kuat akan kemampuannya menguasai orang lain. dan benar, ia menjadi pemimpin karena keperkasaannya. menjadi raja dan memimpin penaklukan dunia dengan keyakinannya. Ia punya kepercayaan diri yang luar biasa dan itu menjadikannya penguasa dunia, dan ia orang Asia

Dari tulisan diatas, hendaknya kita juga memiliki keyakinan dan kepercayaan diri untuk bisa lebih baik dan lebih progress dibanding orang Barat. Karena keyakinan yang kuat pula kita bisa terbebas dari penjajah. walau bergerilya dengan bambu runcing. Adolf Hitler dengan kehebatan oratornya, ia bisa menggerakan massa yang besar untuk menaklukkan negeri-negeri lain, karena meyakini bahwa rasnyalah yang lebih tinggi dibanding ras lain. ia bergerak dengan agresif menaklukkan negeri demi negeri. dan membantai 6 juta Yahudi karena doktrin yang mengisi otaknya sejak muda bahwa Yahudi itu berbahaya. Dengan bukunya Mein Kamf yang artinya perjuanganku, ia mendoktrin ribuan orang untuk menganut fahamnya. dan ia berhasil menjadi pemimpin besar dunia yang namanya dikenang zaman. Ia yang sering disebut sebagai biang keladi perang dunia ke 2.

Di Indonesia, kita pun memiliki pemimpin yang hebat setaraf internasional. Ia adalah Sukarno, sang propagandis dan sang revolusionis serta sang proklamator. Beliau dikenal sebagai macan Asia, padahal beliau adalah macan dunia. Saya tidak merasa berlebihan dengan statment saya karena Sukarno ketika telah merdekanya Indonesia, langsung melesat menjadi negara yang disegani bahkan oleh dua Super Power dunia ketika itu, Amerika dan Rusia. Membangun politik bebas aktiv dan Non-Blok. Sukarno disegani dunia. Dan beliau orang Indonesia asli. Kita berharap akan kelahiran kembali macan-macan yang lain yang benar-benar berani untuk mendobrak Indonesia yang lebih baik dan maju. Pemimpin yang tak takut pada apapun kecuali ketakutannya akan jerit tangis rakyatnya dan tanggung jawab besarnya dihadapan Allah kelak. Semoga ini bukan hanya mimpi.








Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....