Jumat, 07 Maret 2014

Islam dalam Perspektif Pak Doktor

Islam dalam Perspektif Pak Doktor
Alex Iskandar.com

Islam dalam Perspektif Pak Doktor

"Bagai mana menurut bapak Islam di era modern ini?" tanya seorang mahasiswa.
Pak Doktor membenarkan kacamatanya menjawab, "Islam dahulu diawal kemunculannya di padang pasir yang terpencil dan jauh dari perhatian dunia serta tersingkir dipojok-pojok tamaddun (peradaban) mulai menunjukkan geliat keilmuannya dengan semangat iqra dan al Qur'an. al Qur'an itu bacaan yang menjadikan umat Islam maju dan berkembang hingga mencapai keemasannya. Eropa belajar pada Islam karena waktu itu mereka masih primitif. hingga kini mereka maju dengan membaca dan mengembangkan ilmu. umat Islam masih terpuruk dengan trauma panjang penyerangan kota baghdad oleh orang Mongol. hingga kini belum bangkit benar. Indonesia pun dengan penduduk muslim terbesar di dunia masih trauma dengan penjajahan negeri barat selama berabad-abad. Islam masih dikungkung oleh sangkar kejumudan dan kebekuan. seakan sulit untuk kembali kreatif dan berkarya seperti zaman dulu. Dalam sejarah Islam, muncul beberapa pembaharu yang ingin membangkitkan kembali dunia Islam untuk lebih proggress. Dan di era informasi ini, dimana dunia seakan sudah tak ada jarak lagi, Islam mulai bangkit dengan dakwahnya yang semakin marak. tapi perjuangan tak semudah membalikan telapak tangan. butuh waktu bertahun-tahun atau berabad-abad untuk menyadarkan umat islam dari tidur panjangnya."
"Bagaimana dengan agama lain pak doktor?" tanya mahasiswa lagi.
"Ya kamu lihat saja, hampir semua agama di dunia ini telah maju dan bersaing, kristen maju, yahudi maju, hindu budha pun telah maju. tinggal Islam saja yang menyusul. tapi mereka nggak mau itu terwujud. makanya penyebaran virus amoral gencar sekali mereka lakukan. lewat tv dan media massa yang lain." terang sang doktor.

"Kapan kira-kira Islam bisa bangkit kembali memimpin dunia pak doktor, dan apa saja upayanya?" tanya mahasiswa lagi,

"Kayanya masih lama." kata doktor.
"Kok gitu pak?"
"Ya soalnya mahasiswanya malas baca. dari tadi tanya-tanya melulu. padahal saya kan sudah tulis semuanya dibuku saya. tapi pengennya yang instan." kata sang doktor dengan nada agak tinggi. si mahasiwa kaget, merasa sindiran itu begitu tajam.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....