Minggu, 28 September 2014

Debu Jalan Foto Copyku

Debu Jalan Foto Copyku
Debu Jalan Foto Copyku

Siang itu memanggang setiap kulit bumi
debu-debu beterbangan....
suhu meningkat mengancam dahaga..
wajahku terhempas debu-debu itu...
di depan tokoku...
foto copy yang kujaga...
sambil memandang gulungan debu jalanan..
bersama lalu lalangnya orang dengan kendaraan motor...
anak-anak sekolah itu menyipitkan matanya karena silau
berlari dan mempercepat jalan masuk ke dalam angkot.
sang calo menahan teriknya panas demi mendapatkan selembar ribuan...
inilah beberapa nuansa dan suasana hari-hariku yang baru...
sempat terbersit di hatiku untuk tak menulis lagi...
baik esai, puisi ataupun novel dan cerpen...
tapi, gelora ini akan meledak jika tak disalurkan ketulisan...
dan kepalaku pusing tanpa memuntahkan semua ide dan pikiran-pikiran anehku...
kau suka atau tidak aku tak perduli...
aku cuma ingin menulis saja...
cuma itu....
ini hanya catatan tak berguna...
setelah beberapa bulan tak berkarya...
setelah beberapa bulan mengutuk-ngutuk kedunguan diri
aku ingin bertamu ke lubuk hatimu...
saudaraku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....