Minggu, 11 Mei 2014

Mang Sinan

Mang Sinan


Pagi itu mang Sinan pergi bersama anaknya Indri mencari ikan. Untuk menghidupi keluarga orang mau bekerja apa saja walau dibilang hina asal halal. Sampailah mang Sinan dan Indri di kawasan banjir di suatu kampung. Mang Sinan segera menebar jala, ikan-ikan banyak yang didapat. Indri pun senang.

Ketika hendak mau pulang mang Sinan karena merasa tak enak pada orang kampung itu, dan iseng-iseng menawarkan ikannya, tadinya hanya basa basi, eh ternyata ibu-ibu yang disitu mengambil habis ikan-ikannya. Mang Sinan menyesal dan Indri mukanya berubah kaya keong racun, cemberuut. Mang Sinan pasrah walau hari ini tiada hasil. Tapi syukurnya, ada ibu-ibu yang membawakan makanan kepada Mang sinan dan anaknya.

Mang Sinan pun berkata kepada anaknya, "Tuh kan Dri, Allah mah pasti membalas kebaikan orang. Kamu jangan cemberut baee."
Indri, "Heheheh iya pak."

Kebaikan dan usaha yang kita lakukan pasti ada balasannya. Beserta kesusahan ada kemudahan. Terus berjuang dalam hidup. Walau sering kita terjatuh dan terjatuh lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....