Jumat, 15 Juli 2016

Puisi Zikir Semesta

Puisi Zikir Semesta

Matahari cerah
Kabut embun berkemas
hamparan permadani pertiwi
kesejukan pagi di kampung halaman

Subhanallah.....
kesegaran surga
awan putih dan langit biru
burung-burung pun bernyayi
tanaman padi tumbuh subur
Ya Allah, Berkahi kami...

Kulihat para petani bekerja di sawah
para pedagang di pinggir jalan
dan karyawan berangkat tergesa
Ilahi... kuat kan iman islam kami
dan kesehatan 

Alhamdulillah...
Nikmat-Mu terlihat di senyum manusia
bunga-bunga tertawa dan air riang gembira

Lailaha Illallah....
tak kulihat di alam ini Tuhan selain Engkau ya Robb..
Engkau begitu dekat dan sangat dekat
Tetapkan kami dalam iman selamanya

Allahu Akbar.
kebesaran-Mu mengagumkan..
kulihat gunung, sungai dan laut.
Betapa Besar keagungan-Mu
ku makrifati alam semesta hingga galaxy...
Allahu Akbar, aku hanya debu di hadapan-Mu.

Laa haula walaa quwata illa billahil 'aliyyil 'azhim..
aku lemah aku lelah. aku bodoh aku hina.
aku sang fakir di hadapan-Mu
mengemis setiap hari dalam doa-doa.
tiada kuatku tiada dayaku, tanpa pertolongan dari-Mu 
Ooh Tuhan yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

wa shollaallahu 'ala sayidina Muhammadin wa 'ala aalihi washohbihi ajma'iin.
Semoga Rahmat dan salam selalu tercurah atas baginda Nabi SAW.
Selama matahari terbit dan bintang-bintang bertaburan.
Beliaulah manusia mulia yang di cintai penduduk langit dan bumi.
Sang kekasih, yang sangat mencintai ummatnya...






follow me and share....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....