Kanud dan Buku
Kanud dan Buku
Kanud dan Buku
Kanud memang bisa dibilang makhluk aneh. dia Hobby dengan sesuatu yang tidak ngetrend. Salah satunya ketika anak-anak seusianya senang bermain bola. ia malah memilih hoby membaca. ketika itu ia senang sekali mengoleksi buku-buku bacaan yang menggugah. Terutama tentang sejarah. Ia pernah bermain ke kobong temannya di pesantren. di situ ada sebuah gudang yang di dalamnya banyak terdapat buku-buku bekas yang sudah tidak di urus. Kanud memilah dan memilih beberapa judul buku yang ia senangi untuk dibaca. Rasa kepponya tentang ilmu pengetahuan, mendorongnya untuk terus membaca. ia mempelajari tentang ilmu alat. ilmu al Quran. ilmu Hadits. ilmu sejarah. ilmu sosiologi. ilmu mantiq. ilmu kalam. hingga seni. ia sangat terinspirasi oleh ilmuwan-ilmuwan muslim zaman dahulu seperti Ar Razi, Ibu Sina, Ibnu Rusy, al-Farabi, Imam Ghazali dan daftar nama-nama ilmuwan lain yang membuatnya ingin seperti mereka. Banyak Belajar dan berkarya. pernah Kanud begadang untuk menulis di buku kwarto. ia terhanyut dalam khayalan novel buatannya. walaupun tulisannya masih sangat tidak bagus untuk dibaca.
Kanud mengambil satu buku. Berjudul akhlak. ia buka lembaran demi lembaran. Ia pahami pelan-pelan isi buku tersebut. Dahinya berkernyut. otaknya terasa pusing dengan tulisan yang begitu padat dan ilmiyah tersebut. ia merasa ngantuk walau hanya beberapa lembar membaca. tapi ternyata buku itu begitu melecutnya untuk maju menggapai mimpi. Isi buku itu mengatakan bahwa, dalam revolusi perancis, terdapat ide dan aturan yang harus dijalani dalam merubah nasib bangsa yang terbelakang untuk menjadi maju. diantaranya dengan kerja keras dan belajar. Otot akan menjadi kuat apa bila sering berolah raga dan berlatih militer. otak pun akan pintar apabila sering belajar dan berfikir. Kanud mendapatkan beberapa nama Pemikir kuno, seperti Aristoteles, Plato dan lain-lain. Kanud tergugah ia juga ingin mempelajari tentang Filosofi. Ternyata suatu buku bisa menjadikan hati begitu bergairah dan bersemangat dalam merubah diri. Seperti kata Ahmed Deedat, Bacaan yang baik akan menghasilkan pemikiran yang baik, sedang bacaan yang buruk akan menjadikan otak kotor. badan akan sehat bila makanannya baik, dan akan sakit jika makanannya buruk.
Kanud sambil cengengesan sendiri mengambil sepidol hitam dan menuliskan di lemarinya. AKU SANG PENULIS RIBUAN BUKU. Ia juga menumpuk puluhan buku di meja belajarnya. ia bermimpi suatu saat nanti akan menjadi penulis yang produktif. Menulis buku dan menjadi ilmuwan. walaupun kenyataanya dia hanya seorang anak petani dan tukang ngangon bebek...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar