Selasa, 07 Juni 2016

Puisi Ramadhan

Puisi Ramadhan
Puisi Ramadhan
Puisi Ramadhan


Siang ini
panas membakar
seperti Ramadhan
membakar dosa
kumohon ampun untuk semua
dibulan suci ini
aroma surga dari pintu ar rayyan
pintu masuk bagi yang berpuasa
ku amati ketentraman ini
dan alunan qur'an di malam hari
begitu syahdu dan damai
bocah-bocah bercanda ria
keriangan hati
jika kita ulat dan ramadhan adalah saat jadi kepongpong
setelah itu semoga kita jadi pribadi yang lebih indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertarungan Timur dan Barat

Diambil dari Ceramah Abah Uci Cilongok Sekarang negara mana yang benar-benar memegang Syariat. tidak ada. Sebab dalam kompetisinya kalah....